Madiun

Pandemi ’’Infeksi’’ Jasa Transportasi

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pandemi mulai ’’menginfeksi’’ sektor transportasi. Sejak masyarakat diimbau melakukan sosial distancing, jumlah penumpang di Terminal Purboyo turun drastis hingga lebih dari 50 persen. ‘’Masyarakat banyak yang sadar untuk tidak bepergian ke mana-mana saat masih darurat seperti ini,’’ kata Kepala Terminal Purboyo Suyatno Senin (23/3).

Signifikasi penurunan penumpang tercatat sejak sepekan terakhir. Bahkan akhir pekan yang biasanya selalu ada lonjakan, justru sebaliknya. Sabtu Senin (21/3) penumpang bus AKAP yang datang hanya berkisar 32,9 persen. Sedangkan penumpang bus AKAP yang berangkat turun hingga 36,9 persen. ‘’Bahkan, Minggu keesokan harinya (22/3), penumpang bus AKAP yang datang turun sampai 50,2 persen. Sedangkan yang berangkat turun 52,0 persen,’’ urainya.

Senin pagi (23/3), tim gabungan BPBD Kota Madiun dan Damkar Satpol PP Kota Madiun menyemprot semua area Terminal Purboyo. Proses penyemprotan disinfektan tersebut berlangsung satu jam. ”Damkar dengan mobil pemadam kebakaran, menyemprotkan cairan disinfektan hingga area landasan bus,’’ imbuh Suyatno.

Namun, sampai kini Kementerian Perhubungan belum menginstruksikan pembatasan armada bus. Dengan kian sepinya jumlah penumpang, jumlah armada dipastikan ikut berkurang dengan sendirinya. ‘’Jadi, penumpang dari Jakarta dan daerah lainnya masih bisa turun di terminal ini,’’ ujarnya. (mg3/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button