Mejayan

Pandemi Covid-19, Pemkab Madiun Bebaskan Denda Wajib Pajak

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Berbahagialah warga Kabupaten Madiun. Pemkab setempat memberi keringanan pajak, tak terkecuali pajak bumi dan bangunan perdesaan dan perkotaan (PBB-P2). ‘’Kebijakan ini terlepas dari masalah yang ada,’’ kata Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Madiun Hadi Sutikno, Selasa (3/8).

Sutikno menyebut kebijakan serupa bakal diterapkan tahun depan dengan menyesuaikan kondisi pandemi Covid-19. Di sisi lain, Pemkab Madiun juga tidak memperbarui nilai jual objek pajak (NJOP) 2020.

Dia menambahkan, penyesuaian berbanding lurus dengan nilai pajak yang naik. Sehingga, tidak dilakukan sebagai bentuk pemberian keringanan terhadap masyarakat. ‘’Saat ini NJOP di Kabupaten Madiun masih di bawah harga pasar,’’ ujarnya.

Pemkab juga menerapkan kebijakan lain berlatar belakang meringankan beban masyarakat. Saat ini diberlakukan pembebasan denda pada wajib pajak. ‘’Masyarakat atau wajib pajak yang belum membayar pajak tidak didenda,’’ ungkapnya. (den/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button