Magetan

Pandemi, Angka Kemiskinan di Magetan Naik 0,74 Persen

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Persentase warga miskin di Magetan naik di tahun pertama pandemi. Tahun lalu, Badan Pusat Statistik (BPS) Magetan mencatat ada 10,35 persen warga yang hidup di bawah garis kemiskinan. Pada 2019, jumlah warga miskin di Magetan mencapai 9,61 persen. ‘’Ada sedikit kenaikan,’’ kata Kepala BPS Ribut Hadi Candra, Kamis (24/6).

Jumlah warga miskin tahun lalu setara 65,08 ribu jiwa. Indikator sehingga warga digolongkan miskin yakni pengeluaran per kapita per bulan di bawah Rp 354.936. Pengeluaran per kapita per bulan merupakan garis kemiskinan yang memisahkan warga yang belum dan sudah sejahtera.

Dua tahun lalu, jumlah warga miskin di Magetan setara 60,43 ribu jiwa. Mereka hidup dengan pengeluaran per kapita per bulan di bawah Rp 336.989. Menurut Ribut, pandemi korona jadi biang kenaikan warga miskin. ‘’Tak hanya berdampak pada dunia usaha, tapi juga pekerja harian yang harus dirumahkan,’’ terangnya. (fat/c1/naz/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button