PolitikPonorogo

PAN Belum Tentukan Pilihan. Dukung Ipong atau Soedjarno?

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Iklim politik di Bumi Reyog masih berselimutkan ketidakpastian. Di saat para pesohor masih menanti rekomendasi dari partai penguasa di negeri ini, partai papan bawah pun belum menentukan sikap.

Bicara kesiapan pilkada, DPD PAN Ponorogo belum menerawang jauh ke depan. Apakah bergabung dengan gerbong besar yang ditarik petahana atau menghimpun koalisinya sendiri. Tak jauh beda dengan PDI Perjuangan yang masih menunda untuk mengumumkan rekomendasinya. ‘’Minggu ini akan ada rapat kerja wilayah, mungkin di situ disampaikan,’’ kata Sekretaris DPD PAN Ponorogo Puryono Kamis (16/1).

PAN dalam pilkada ini berstatus partai papan bawah. Sebab, hanya menempatkan tiga wakilnya di DPRD Ponorogo. PAN menjadi partai dengan kepemilikan kursi terendah ketiga setelah Partai Hanura (1 kursi) dan PPP (1 kursi). Pada pilkada sebelumnya, PAN ikut mengusung pasangan Ipong Muchlissoni dan Soedjarno. Puryono menyebut, wakil Ipong itu rupanya menduduki jabatan penting di PAN. ‘’Pak Soedjarno, ketua majelis pertimbangan partai (MPP),’’ sebutnya.

Lalu, apakah itu menjadi sinyal PAN bersama Soedjarno yang kini pecah kongsi dengan Ipong? Puryono tak berani berspekulasi. Sebab, partainya memang belum memutuskan untuk bergabung ke gerbong mana di Pilkada Ponorogo. ‘’Partai secara struktural instruksinya dari pusat sampai bawah. Sampai hari ini (kemarin, Red) masih belum ada instruksi. Masih adem ayem,’’ ujarnya.

Anggota komisi D DPRD itu menegaskan, instruksi dari DPP terhadap DPD di Ponorogo bisa dikeluarkan kapan saja. Bahkan mungkin pada saat rapat kerja wilayah di DPW pekan depan. Namun, bisa diputuskan saat mepet pendaftaran pasangan calon, Juni mendatang. ‘’Tahun 2015 kami pengusung petahana,’’ kenangnya.

Langkah mengusung Ipong dan Soedjarno pada Pilkada 2015 lalu jelas tidak bisa diulang PAN di tahun ini. Lantaran keduanya sudah pecah kongsi. Pun, kekuatan PAN kini tak lagi sekuat dulu. Ditanya soal itu, Puryono memberi jawaban klise. ‘’Kami tidak mungkin mengusung sendiri. Jadi, memang harus bersama partai lain untuk memenuhi syarat 15 persen. Tapi, soal bergabung dengan siapa, semua masih serbamungkin. Politik itu dinamis,’’ ucapnya. (naz/c1/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close