Advertorial

Pamer Jenis Padi Berhasil Panen Jumbo

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menaruh perhatian lebih ke Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko. Khofifah Kamis (4/3) rela turun ke sawah di Desa Semanding, Kauman, Ponorogo, selepas mengikuti acara di gedung dewan. Sugiri ingin memamerkan varietas padi unggulan dengan hasil panen jumbo sekitar 16 ton per hektare. Pun, petani dalam setahun berani lima kali tanam padi.

Khofifah langsung manggut-manggut lantaran rata-rata hasil panen padi di seantero Jawa Timur paling banter 14 ton per hektare. Tak urung, gubernur mengapresiasi upaya mendongkrak produksi pertanian yang muaranya meningkatkan kesejahteraan petani itu. Apalagi, di Ponorogo terhampar 34 ribu hektare sawah. ‘’Hasil panen padi juga berkaitan erat dengan ketahanan pangan,’’ kata Khofifah.

Dia ganti pamer bahwa produksi padi di Jawa Timur terbesar di Indonesia. Jawa Timur tahun lalu mampu mengalahkan Jawa Tengah. Itu semakin meneguhkan Jawa Timur sebagai lumbung padi nasional. Namun, gubernur sempat mengingatkan agar petani memperhatikan kualitas hasil panen. ‘’Jangan hanya mengejar tingkat produktivitas. Petani bisa lima kali panen padi dalam satu tahun adalah hal luar biasa,’’ ujarnya.

Sugiri berjanji mewujudkan kesejahteraan petani dengan menekan serendah mungkin biaya produksi. Ketersediaan pupuk bakal dijaga. Bersamaan itu, membangun 25 sumur dalam demi menjaga ketersediaan air irigasi. Bupati juga akan mengawal pembangunan Bendungan Bendo yang kelak diyakini mampu mengairi 7.800 hektare sawah. ‘’Ketersediaan air sawah sangat memengaruhi produktivitas padi,’’ jelas Sugiri sembari mengaku tengah menggagas teknologi drone untuk menyebar pupuk di persawahan yang luas. (mg4/c1/hw/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button