News

Pada Proses Daur Air Terjadi Perubahan Wujud

×

Pada Proses Daur Air Terjadi Perubahan Wujud

Share this article

Pada Proses Daur Air Terjadi Perubahan Wujud – Cara Menjaga Kesegaran Buah dan Sayur Juni 28, 2020 Alasan Kenapa Jamur Enoki Bisa Berbahaya: Listeria monocytogenes July 2, 2020

Siklus air adalah salah satu siklus terpenting yang terjadi di Bumi. Air merupakan unsur yang sangat penting bagi kehidupan di bumi ini. Mulai dari manusia, hewan dan tumbuhan sangat membutuhkannya. Pernahkah Anda membayangkan bagaimana jadinya jika jumlah air di bumi tidak cukup untuk semua makhluk hidup? Tentu saja banyak makhluk hidup yang akan mati. Oleh karena itu ketersediaan air sangat penting.

Pada Proses Daur Air Terjadi Perubahan Wujud

Ternyata, dunia kita punya caranya sendiri dalam mengelola air! Ini dikenal sebagai siklus air. Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa air yang kita gunakan setiap hari tidak pernah habis? Hal ini disebabkan adanya perubahan kondisi air dari satu bentuk ke bentuk lainnya yang masuk ke dalam siklus air.

Macam Zat, Perubahan Fisika Dan Kimia

Ada banyak tempat di bumi untuk menyimpan air. Mulai dari lautan luas hingga sel tumbuhan kecil. Air di lautan tidak statis, tetapi akan menjadi uap yang kemudian didorong oleh angin dan jatuh ke pantai.

Sedangkan siklus air terdiri dari beberapa proses yaitu: presipitasi – drainase – infiltrasi – infiltrasi – transportasi – evaporasi – kondensasi [2].

Presipitasi adalah proses ketika uap air berubah menjadi cair atau padat. Jika berwujud cair maka akan turun hujan sedangkan padat berupa salju. Namun, bentuknya berubah tergantung suhu udara di sekitar awan.

Proses ini berlangsung baik di laut maupun di darat. Apa bedanya? Curah hujan yang terjadi di lautan akan terjadi proses penguapan sedangkan di darat akan terjadi proses yang disebut evaporasi.

Kenapa Air Di Bumi Nggak Habis Habis?

Penguapan adalah proses perubahan bentuk dari cair atau padat menjadi gas dengan mentransfer energi panas. Energi panas akan menguapkan massa air atau es. Biasanya proses ini akan terjadi lebih cepat saat suhu dan arus angin meningkat.

Penguapan juga bergantung pada titik didih dan tekanan uap, semakin tinggi tekanan maka semakin cepat zat menguap. Faktor-faktor yang diketahui mempengaruhi penguapan antara lain suhu udara, kelembaban relatif, radiasi, kecepatan angin, panjang radiasi, dan kondisi geomorfik di suatu daerah [1].

Berbeda dengan penguapan, limpasan adalah proses ketika sejumlah air dilepaskan dari “saluran keluar” selama periode waktu tertentu. Pada mulanya aliran air dimulai dari aliran air kecil, yang kemudian ditambah dengan aliran air dari sumber lain, sehingga menyatu menjadi tempat pertemuan yang besar. Faktor-faktor yang mempengaruhi semburan lumpur meliputi curah hujan, durasi curah hujan, distribusi curah hujan, jalur dan pergerakan petir, dan kondisi kelembaban tanah.

Baca Juga  Untuk Mengetahui Ada Tidaknya Suatu Hantaran Listrik Digunakan Alat Berupa

Proses infiltrasi adalah penetrasi air hujan atau air lelehan salju ke dalam tanah. Pergerakan air dipengaruhi oleh gaya gravitasi dan kapiler. Setelah setiap hujan, area daratan akan menjadi lebih dingin.

Refleksi Dan Referensi Belajar: Siklus Air (1)

Perkolasi didefinisikan sebagai laju infiltrasi dari tanah ke tanah yang bergantung pada sifat-sifat tanah seperti porositas dan permeabilitas. Perlu diperhatikan bahwa infiltrasi juga dipengaruhi oleh faktor lain seperti porositas dan permeabilitas tanah, tekstur dan struktur tanah, pengangkutan tanah, kelembaban tanah asli, dan sifat fluida. Air yang telah melalui proses infiltrasi dapat digunakan oleh tumbuhan untuk proses metabolismenya [1]

Proses metabolisme yang dilakukan oleh tumbuhan akan menimbulkan suatu proses dimana air berubah kembali menjadi uap. Translokasi adalah proses dimana air diserap oleh tanaman melalui akarnya setelah digunakan untuk memproses nutrisi.

Transportasi memainkan peran penting dalam air atau siklus hidrologi karena banyaknya tanaman yang ada. Hal-hal yang dapat mempengaruhi proses ini adalah suhu, sinar matahari, angin dan kelembaban tanah. Penularan paling umum selama musim semi, ketika tanaman aktif berfotosintesis.

Hasil proses pengangkutan oleh tumbuhan akan terakumulasi di atmosfer dan bergabung dengan hasil proses penguapan yang berasal dari beberapa aliran seperti sungai dan lautan. Uap air mengembun menjadi saturasi dikenal sebagai proses kondensasi.

Siklus Terjadinya Hujan

Uap air yang terakumulasi di area kecil di atmosfer diambil oleh angin dan akan kembali ke proses hujan pada waktu tertentu. Kondensasi juga dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti pendinginan adiabatik, pencampuran dua massa udara dengan temperatur berbeda, pendinginan kontak dan pendinginan radiasi [1].

Setelah kita memahami cara kerja siklus air, kita dapat mempelajari lebih lanjut tentang pengelolaan air yang kita gunakan setiap hari dan “posisi” air di setiap siklus. Menarik bukan untuk memahami siklus air?

[1] Balasubramania, A., & D. Nagaraju. 2015. Siklus hidrologi. https://www.researchgate.net/publication/315125743. Diakses Selasa, 12 Mei 2020 pk. 12:35 siang.

[2] Administrasi Kelautan dan Atmosfer Nasional (NOAA). 2019. Siklus air. https://www.noaa.gov/education/resource-collections/freshwater/water-cycle. Diakses Selasa, 12 Mei 2020 pk. 12.50 WIB.

Proses Terjadinya Hujan Dan Jenis Jenisnya, Seperti Apa Ya?

Mahasiswa tingkat akhir Departemen Biologi FMIPA UI dengan fokus pada Ekologi Kelautan. Penelitian terkini tentang mikroplastik pada ikan bandeng. Kontributor: Ilham Choirul Anwar, – 23 Juli 2021 13:07 WIB | Pembaruan 13 Oktober 2021 10:27 WIB

Siklus hidrologi adalah tahapan di mana air dialami, pertama di permukaan bumi, kemudian di atmosfer, dan akhirnya kembali ke tanah.

Air akan selalu mengalami siklus siklus air yang diawali dengan penguapan air dari permukaan bumi ke atmosfer, membentuk awan, dan kemudian kembali ke bumi sebagai hujan.

Baca Juga  Salah Satu Peristiwa Yang Menunjukkan Waktu Siang Hari Adalah

Air yang berada di permukaan bumi akan selalu mengalami perputaran. Air akan memberikan rangkaian proses yang harus dilalui dan dijalankan berulang-ulang. Inilah yang kemudian menjadi siklus hidrologi atau siklus air.

Dinamika Hidrosfer (siklus Air) Dan Manfaat Bagi Kehidupan

Siklus hidrologi adalah tahapan di mana air dialami, pertama di permukaan bumi, kemudian di atmosfer, dan akhirnya kembali ke tanah. Siklus air dapat berupa siklus pendek, sedang dan panjang. Perbedaan antara ketiganya adalah jumlah tahapan yang dilalui air.

1. Siklus pendeknya adalah mencairnya air laut kemudian mengembun dan membentuk awan, kemudian turun hujan dan air tersebut jatuh kembali ke laut.

2. Lapisan tengah, yaitu air laut mengalami penguapan dan kemudian mengalami kondensasi. Uap air tersebut kemudian dibawa oleh angin ke benua tempat terbentuknya awan. Kandungan air di awan kemudian jatuh ke tanah sebagai hujan, air tersebut mengalir ke sungai atau danau dan kemudian kembali ke laut.

3. Siklus panjang, yaitu menguapnya uap air laut, angin membentuk awan ke arah pegunungan dan kemudian turun menjadi salju. Salju yang turun kemudian membentuk gletser, mengalir ke sungai atau danau atau jatuh ke daratan, kemudian airnya kembali ke laut.

Contoh Soal Dan Pembahasan Materi Tentang Tahapan Siklus Air

Siklus air terdiri dari evaporasi, kondensasi, presipitasi, infiltrasi dan limpasan. Gambar atau video tentang penjelasan daur air dapat dilihat dengan mengklik link ini , link ini , link ini atau link ini . Berikut adalah penjelasan dari masing-masing tahapan tersebut:

Fase ini merupakan penguapan air dari permukaan bumi (air tanah dan air laut) ke atmosfer setelah terpapar sinar matahari. Jika kandungan air yang menguap dari tumbuhan disebut evapotranspirasi.

Kondensasi adalah proses pendinginan uap air di atmosfer. Dalam kondensasi, uap air berubah menjadi kabut, tetesan air, salju, dan es. Selain itu, kondensasi menyebabkan munculnya kabut dan awan.

Presipitasi adalah proses yang terjadi karena akumulasi air, salju, dan es di awan. Curah hujan bisa berupa hujan, hujan es atau salju.

Kondensasi Adalah: Pengertian, Proses, Penyebab, Contoh Dan Prosesnya Pada Siklus Air

Infiltrasi adalah proses masuknya air permukaan ke dalam lapisan batuan yang dalam. Air diserap dari pori-pori tanah melalui penyerapan. Ketika mencapai lapisan kedap, air terakumulasi dan menjadi air tanah.

Fase ini merupakan pelepasan air tanah atau air permukaan yang kembali ke laut sebagai tujuan akhir aliran. Begitu air mencapai laut, ia akan kembali mencapai siklus pertama siklus air, yaitu penguapan, dan juga mengikuti tahapan saat ini, hujan merupakan fenomena yang biasa terjadi di berbagai belahan dunia. Indonesia yang merupakan negara tropis memiliki dua musim, salah satunya adalah musim hujan.

Baca Juga  Hasil Fertilisasi Pada Tikus Disebut

Kita mungkin punya pertanyaan, bagaimana bisa air jatuh dari atas dalam jumlah yang banyak? dari mana air itu berasal?

Pada tahap penguapan ini, pertanyaan dari mana asal air hujan bisa terjawab. Matahari yang terik akan menyebabkan sumber air di bumi meluap. Sumber air yang paling melimpah di bumi adalah laut, danau, dan sungai.

Proses Terjadinya Hujan

Dalam proses ini, air cair diubah menjadi uap air akibat pemanasan oleh sinar matahari. Uap air akan ditambahkan ke atmosfer.

Molekul air akan menyerap sebagian panas dari udara untuk menurunkan suhu atmosfer. Kondensasi uap air di atmosfer ini akan membentuk awan.

Uap air yang terkondensasi membentuk awan dan berupa tetesan air yang sangat kecil berukuran 5-20 mm. Pada ukuran itu, tetesan air tetap tinggi karena masih lebih lambat dari kecepatan aliran udara ke atas.

Fase adveksi ini merupakan proses pergerakan awan akibat angin. Awan-awan tersebut akan bertemu dan membesar serta tampak berwarna abu-abu akibat banyaknya partikel air yang menumpuk. Awan ini akan bergerak menuju suhu rendah melawan arah angin.

Pada Siklus Daur Air Terjadi Perubahan Wujud Zat Pada Bagian A Dan B.jelaskan Mengenai Perubahan Wujud

Presipitasi adalah proses perubahan wujud uap air menjadi cair atau padat. Awan kelabu besar yang terbawa angin di daerah bersuhu rendah akan menyebabkan hujan.

Uap air berubah menjadi cair dan jatuh ke tanah sebagai air hujan. Jika suhu lebih rendah, akan terbentuk uap air yang kemudian jatuh sebagai salju.

Itu adalah penjelasan tentang proses hujan. Hujan merupakan siklus alam yang harus terjadi agar kehidupan di bumi selalu seimbang. Siklus alam dapat berubah jika manusia menyebabkan proses alam menjadi tidak seimbang, seperti pemanasan global., Jakarta Penguapan adalah istilah yang berkaitan dengan proses pengendapan. Penguapan adalah langkah pertama dalam proses presipitasi. Setelah itu terjadi kondensasi atau kondensasi, lalu hujan.

Penguapan adalah sebuah proses

Peristiwa Apa Yang Terjadi Pada Bagian Yang Ditunjuk Nomor 1 11satu Satu ‚Äč

Perubahan wujud uap air menjadi air disebut, perubahan energi yang terjadi pada hair dryer, proses daur air secara urut, proses yang terjadi pada daur nitrogen, perubahan yang terjadi pada, proses daur air, sebutkan proses proses yang terjadi pada daur nitrogen, gambar proses daur air, perubahan yang terjadi pada ibu hamil, proses yang terjadi pada alveolus, perubahan yang terjadi pada panel surya adalah, penjelasan proses daur air

News

Contoh Glb – Dalam ilmu fisika kita mengenal…

News

Sebutkan Hasil – Menemukan dan menyebutkan sesuatu yang…