Ponorogo

PAD Sektor Pariwisata Masih Andalkan Ngebel

Perbanyak Event untuk Kerek Pemasukan

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Menggelar event terbukti menjadi solusi jitu mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor pariwisata. Telaga Ngebel, misalnya, hingga Oktober ini telah membukukan pemasukan Rp 1,44 miliar dari target Rp 1,67 miliar.

Meski masih minus, pemkab optimistis hingga akhir tahun ini target tersebut mampu direalisasikan. ‘’Kami yakin (target) bisa tembus,’’ ujar Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Agus Sugiharto Minggu (3/11).

Agus menyebut, capaian Telaga Ngebel yang cukup memuaskan itu berkat tingginya frekuensi event di destinasi wisata tersebut. Termasuk gelaran Reyogjazz Ponorogo pada 12 Oktober lalu. ‘’Waktu itu cukup banyak pengunjungnya,’’ tuturnya kepada Radar Ponorogo.

Dia tidak menampik bahwa sampai sekarang PAD sektor pariwisata masih sangat bergantung pada Ngebel. Objek wisata itu memang yang paling dikenal warga luar daerah. Pun, beberapa tahun terakhir pemkab memberikan beberapa sentuhan untuk mengembangkannya. Mulai pembangunan monumen, tempat swafoto, hingga perbaikan jalan.

Agus menjelaskan, sebelum perubahan APBD (P-APBD) 2019 Ngebel hanya ditarget Rp 805 juta. Melihat tren pemasukannya, objek wisata tersebut lantas dibebani target hingga dua kali lipat, yakni Rp 1,67 miliar. ‘’Setiap bulan Ngebel rata-rata memberi pemasukan Rp 120 juta,’’ ungkapnya.  ‘’Sampai Desember nanti masih akan ada beberapa event, termasuk dari komunitas-komunitas masyarakat,’’ imbuhnya.

Dia menambahkan, Telaga Ngebel tetap akan dikelola pemkab. Sementara, Taman Wisata Ngembag bakal diswastakan. Menurutnya, kerja sama dengan pihak ketiga dinilai opsi paling tepat untuk memaksimalkan potensi Ngembag. (naz/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button