Magetan

PAD Magetan Ditarget Rp 56,5 Miliar, Berikut Langkah Pemkab

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Target pendapatan asli daerah (PAD) Badan Pendapatan, Pengelolaan Keuangan, dan Aset Daerah (BPPKAD) Magetan terkerek Rp 5 miliar. Bila tahun lalu Rp 51,2 miliar, kini menjadi Rp 56,5 miliar. Peningkatan itu karena realisasi tahun lalu surplus Rp 3 miliar. ‘’Sementara ini belum ada penyesuaian,’’ kata Kepala BPPKAD Magetan Suci Lestari Selasa (2/3).

Sumber PAD BPPKAD dari 10 sektor pajak daerah. Yakni, pajak restoran, PBB-P2, hotel, reklame, dan hiburan. Juga, pajak air tanah, parkir, penerangan jalan, bea perolehan hak atas tanah dan bangunan (BPHTB), serta mineral batuan bukan logam. ‘’Kami yakin target tercapai,’’ ujarnya.

Suci optimistis vaksinasi Covid-19 bakal memulihkan perekonomian yang sempat terpuruk. Sehingga, wajib pajak (WP) bisa membayar pajak. Meski pandemi, tidak ada WP yang sampai meminta keringanan pembayaran pajak tahun lalu. Terutama dari para pengusaha hotel dan restoran. ‘’Belum ada permintaan resmi,’’ ucapnya. (fat/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button