Pacitan

Pacitan Butuh Cabup Tangguh Bencana

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Setengah juta lebih nyawa warga Pacitan tergadai bencana. Pasalnya, mereka tinggal di daerah rawan banjir, longsor, gempa, dan tsunami. Roda perekonomian warga acap lumpuh terimbas amukan alam tersebut.

Muncul gagasan dari masing-masing pasangan calon bupati-wakil bupati (cabup-cawabup) untuk menangani sengkarut tersebut. Semisal dengan meningkatkan koordinasi antar-organisasi perangkat daerah (OPD) dan menguatkan mitigasi. Salah satunya menambah jumlah desa tangguh bencana (destana).

Ide tersebut telah menjadi bagian program dari pasangan Indrata Nur Bayuaji-Gagarin. ‘’Penting meningkatkan pemahaman warga akan kesiapan jika sewaktu-waktu (bencana) kembali terjadi,’’ kata Ketua Bidang Logistik Tim Pemenangan Aji-Gagarin Arif Setya Budi Kamis (22/10).

Selain itu, lanjut Arif, perlunya mengatasi masalah banjir di wilayah kota. Caranya dengan pemeliharaan saluran drainase dan penambahan sumur resapan. ‘’Begitu juga di wilayah perbukitan. Perlu adanya sebuah regulasi yang mengatur larangan membangun rumah di wilayah tanah gerak,’’ terang anggota DPRD Pacitan tersebut.

Sementara itu, kubu pasangan Yudi Sumbogo-Isyah Ansori (Mbois) menggagas peningkatan SDM dalam menghadapi bencana. Seperti pelatihan mitigasi sejak dini. Termasuk menambah alokasi anggaran penanganan bencana. ‘’Itu (masalah penanganan bencana, Red) sudah masuk sembilan program Mbois, jadi kami tidak main-main dalam menyikapinya,’’ kata Ketua Tim Pemenangan Yudi Sumbogo-Isyah Ansori Heru Setyanto. (gen/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button