Madiun

Ormas Bersatu Kota Madiun Tolak Keberadaan KAMI

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Keberadaan Koalisi Aksi Menyelematkan Indonesia (KAMI) terus mendapatkan penolakan di sejumlah daerah. Di Kota Madiun misalnya. Beberapa ormas bersatu menentang keberadaan KAMI di Kota Madiun dan Jatim. Penolakan itu disertai dengan pernyataan sikap yang dibacakan di Lapangan Gulun.

Koordinator aksi Ormas Bersatu Budi Santoso mengatakan, keberadaan KAMI berpotensi memecah belah masyarakat. Sebab, doktrin yang mereka sampaikan dengan menuntut presiden mundur dianggap inkonstitusional. “Kondisi ini kami menganggap bisa mengacaukan kondusivitas masyarakat,” katanya Rabu (2/9).

Dalam kesempatan tersebut, ormas bersatu menyampaikan lima poin pernyataan sikap. Seperti menolak kehadiran KAMI di Kota Madiun dan Jatim yang dinilai bisa menyebabkan perpecahan warga. Menjalin persatuan dan kesatuan sekaligus menolak paham radikal. Siap mendukung dan bekerjasama dengan TNI-Polri dalam menjaga kedaulatan NKRI. Menjaga kondusivitas daerah serta mendukung upaya pemerintah dalam menegakkan hukum dan protokol kesehatan. “Kemunculan KAMI hanya mengakomodir kepentingan-kepentingan tertentu,” ujar Budi. (her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close