Madiun

Orang Tua Meninggal karena Covid-19, Puluhan Anak di Kabupaten Madiun Jadi Yatim Piatu

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada sektor kesehatan dan ekonomi. Tapi, juga menjadikan puluhan anak di Kabupaten Madiun kehilangan orang tua. ‘’Sampai sekarang ada 93 anak korban Covid-19,’’ kata Kabid Perlindungan Perempuan dan Anak Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindunan Anak (DPPKB-P3A) Kabupaten Madiun Widiasih Murtamengrum, Selasa (17/8).

Anak-anak itu kehilangan orang tua yang tutup usia akibat Covid-19. Bahkan, empat di antaranya menjadi yatim piatu lantaran ibu dan bapaknya meninggal dunia. Sisanya ada yang yatim dan piatu. ‘’Data anak korban Covid-19 itu kami laporkan ke pemprov,’’ ujarnya.

Usia anak-anak korban Covid-19 beragam. Kelompok pertama, usia 1-5 tahun sejumlah sembilan anak. Kemudian usia 6-12 tahun (35), usia 13-15 tahun (24), serta 25 anak rentang usia 16-18 tahun. Klasifikasi itu dilakukan untuk menyesuaikan rencana bantuan yang akan diberikan. Untuk balita, misalnya, lebih ke penambahan gizi. ‘’Rencana akan ada bantuan dari pemerintah pusat, tapi masih menunggu,’’ ungkap Widiasih. (den/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button