News

Orang Khmer Mengenakan Syal Kotak Kotak Yang Disebut

×

Orang Khmer Mengenakan Syal Kotak Kotak Yang Disebut

Share this article

Orang Khmer Mengenakan Syal Kotak Kotak Yang Disebut – Suka buku ini? Anda dapat menerbitkan buku Anda online secara gratis dalam hitungan menit! Buat buku flip Anda sendiri

Kamboja Kehidupan sosial budaya Keadaan geografis Orang Kamboja disebut juga orang Khmer. Mereka suka memakai syal kotak-kotak yang disebut krama. Pria dan wanita Khmer juga memakai liontin Buddha di kalung mereka untuk perlindungan terhadap roh jahat dan membawa keberuntungan. Kamboja memiliki banyak kuil batu berukir untuk dewa Hindu dan Buddha.

Orang Khmer Mengenakan Syal Kotak Kotak Yang Disebut

Bentuk Pemerintahan: Kerajaan (monarki konstitusional) Kepala Negara: Yang Mulia Raja Norodom Sihamoni Ibukota: Phnom Penh Bahasa: Khmer Mata uang: Riel Hari Kemerdekaan: 9 November 1953 Lagu Kebangsaan: Nokorich (Kerajaan Kerajaan) Kegiatan Ekonomi Politik Hasil pertanian adalah beras dan jagung Produk pertanian Karet dan kegiatan ekonomi terpenting di Kamboja adalah pertanian dan perkebunan. Dijuluki negeri damai dan sejahtera, Kamboja mempunyai luas sekitar 181.035 kilometer persegi. Wilayah Kamboja yang dilalui Sungai Mekong tergolong subur. Pegunungan Cardamom sepanjang 160 km berbatasan dengan Thailand. Ketinggian puncak Pegunungan Cardamom adalah 1.813 meter. Secara umum, Kamboja mempunyai iklim tropis. Kamboja terletak di Semenanjung Indochina. Di utara berbatasan dengan Laos, di timur dan selatan dengan Vietnam, sedangkan di barat dan utara dengan Thailand, diketahui bahwa masyarakat Khmer merupakan bangsa yang sangat kaya akan kebudayaan. Satu hal yang menarik untuk dibahas adalah tujuan orang Khmer memakai syal kotak-kotak. Syal kotak-kotak ini sering disebut dengan karama.

Ilmu Pengetahuan Sosial

Krama adalah sejenis kain yang digunakan oleh masyarakat Khmer sebagai selendang atau penutup kepala. Karama biasanya terbuat dari bahan katun dan memiliki corak kotak-kotak yang khas. Warna Karama bervariasi dari terang ke gelap. Orang Khmer menggunakan krama sebagai aksesoris atau pakaian untuk sehari-hari.

Baca Juga  Perilaku Kehidupan Sehari-hari Yang Sesuai Dengan Asmaul Husna Al-quddus Adalah

Martabat telah ada sejak zaman kuno. Awalnya krama digunakan sebagai hiasan kepala oleh para petani saat bekerja di sawah. Selain itu, karama juga digunakan sebagai pakaian untuk melindungi tubuh dari panasnya sinar matahari. Namun seiring berjalannya waktu, Krama menjadi salah satu simbol budaya masyarakat Khmer.

Orang Khmer memakai krama untuk melindungi tubuh mereka dari panasnya sinar matahari. Krama dapat membantu menurunkan panas dan menjaga tubuh tetap sejuk saat bekerja di luar ruangan.

Martabat adalah salah satu simbol budaya masyarakat Khmer. Orang Khmer memakai krama sebagai bentuk identitasnya sebagai orang Khmer. Martabat juga merupakan cara untuk menunjukkan kebanggaan mereka terhadap budayanya.

E Modul Nurhadi S.pd

Krama juga digunakan sebagai aksesori fesyen. Karama dengan corak kotak-kotaknya yang khas dapat dipadukan dengan berbagai pakaian untuk menciptakan tampilan yang berbeda. Karamas yang digunakan sebagai aksesoris fashion biasanya memiliki warna yang lebih cerah dan corak yang lebih menarik.

Suku Khmer juga menggunakan krama sebagai perlengkapan dalam seni bela diri pencak silat. Krama digunakan untuk membungkus tangan dan kaki untuk melindungi bagian tubuh dari benturan saat berolahraga atau bertanding.

Meski karma tampak sederhana, ada cara yang benar untuk memanfaatkannya. Berikut cara memakai karama yang benar:

Untuk memakai krama sebagai hiasan kepala, lipat krama menjadi segitiga dan letakkan di atas kepala dengan ujung yang tebal di belakang kepala. Ikat ujung yang tebal di belakang kepala dan biarkan ujung yang tipis menggantung di depan.

Materi Pembelajaran Tematik 1 Sub Tema 1 Kl 6

Untuk memakai krama sebagai syal, lipat krama menjadi segitiga dan lingkarkan di leher dengan ujung tebal menghadap ke depan. Ikat ujung yang tebal di belakang leher Anda dan biarkan ujung yang tipis menggantung di depan.

Baca Juga  Perilaku Terpuji Dalam Olahraga Disebut

Untuk menggunakan karama sebagai perlengkapan bela diri, lipat karama menjadi segitiga dan lingkarkan pada tangan atau kaki sesuai kebutuhan.

Krama atau syal kotak-kotak adalah salah satu simbol budaya masyarakat Khmer. Kramas digunakan sebagai hiasan kepala, syal, aksesoris fesyen dan perlengkapan seni bela diri. Karama memiliki pola kotak-kotak yang khas dan terbuat dari bahan katun. Orang Khmer memakai krama sebagai bentuk identitasnya sebagai orang Khmer dan untuk melindungi tubuhnya dari sinar matahari.

Orang yang berbuat kerusakan disebut, orang yang beriman disebut, orang yang ikhlas disebut, orang yang menunaikan zakat disebut, orang yang berwakaf disebut, orang yang mewakafkan disebut, orang yang diwawancarai disebut, orang yang berzakat disebut, orang yang membagi zakat disebut, orang yang mengurusi zakat disebut, orang yang meminjamkan uang disebut, orang yang berqurban disebut