Advertorial

Optimalkan Pelayanan, KPP Pratama Madiun Menuju ZI WBBM 2021

Edukasi Siswa Pentingnya Pajak untuk Penanganan Covid-19

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Pandemi Covid-19 yang tidak kunjung berakhir bukan berarti mengurangi animo masyarakat untuk lebih taat pajak. Ini dibuktikan dengan antusias wajib pajak (WP) melaporkan dan membayar pajak tepat waktu. Perilaku positif WP ini pun disambut baik Kepala KPP Pratama Madiun, Santoso Dwi Prasetyo. ”Terima kasih kepada masyarakat Madiun atas kepeduliannya melapor dan membayar pajak,” ujar Santoso selepas membuka Sosialisasi Pajak Bertutur (Patur) secara virtual, Rabu (25/8).

Menurutnya, antusias WP ini juga mendorong pegawai KPP Pratama Madiun untuk semakin optimal dalam memberikan pelayanan. Kerja keras mereka pun berbuah hasil manis. Sejak tahun lalu, KPP Pratama Madiun berhasil meraih prestasi sebagai kantor berpredikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK). ‘’Capaian ini harus senantiasa dipertahankan sebagai bagian dari memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan awal menuju Zona Integritas (ZI) Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) 2021,’’ bebernya.

Pihaknya tidak menampik keberhasilan ini bukan sekadar hasil kerja keras seluruh pegawai tapi juga dukungan WP. Pihak KPP Pratama Madiun berupaya memperkuat dan memperluas cakupan Zona Integritas serta menciptakan tata kelola yang bersih, pelayanan publik yang optimal, kapasitas birokrasi yang andal, dan akuntabel. ”Kegiatan patur adalah salah satu bentuk sinergi yang sangat baik dan pastinya menjadi pemacu semangat kami untuk lebih baik lagi dan meraih predikat WBBM di tahun ini. Saya mohon seluruh masyarakat Kota Madiun memberikan doa dan senantiasa mendukung KPP Pratama Madiun,’’ jelasnya.

Sementara itu, KPP Pratama Madiun kembali menggelar patur secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting. Bersama Kantor Pelayanan, Penyuluhan, dan Konsultasi Perpajakan (KP2KP) Caruban terus bergerak aktif melakukan sosialisasi manfaat pajak. Kali ini tema Generasi Muda Sadar Pajak, Wujud Bela Negara diusung dalam patur. Sekitar 250 peserta ikut hadir dalam sosialisasi virtual tersebut. Ratusan peserta tersebut merupakan siswa tingkat SMK, baik Kota Madiun maupun Kabupaten Madiun. ”Kami berupaya memberikan edukasi terkait pajak sedini mungkin. Ini dilakukan agar kelak generasi muda membudayakan sadar pajak. Dengan adanya teknologi saat ini, saya berharap penyampaian materi bisa lebih optimal,’’ ungkapnya.

Materi yang diberikan untuk peserta cukup beragam. Dari pembangunan negara, sumber pungutan pajak, maupun jenis-jenis pajak. Melalui fitur chat, peserta bisa bertanya seputar dunia perpajakan kepada mentor. Mereka juga mengikuti kuis berhadiah tentang wawasan perpajakan dengan dipandu operator. ‘’Dengan sosialisasi ini peserta lebih memahami bahwa pendapatan dari pajak banyak guna dan banyak manfaatnya,’’ tambahnya.

Salah satu manfaat besar dari pajak yang dirasakan langsung adalah untuk penanganan pandemi Covid-19. Biaya yang sangat besar dibutuhkan negara dalam hal itu. Seperti pembelian vaksin Covid-19, pembangunan rumah sakit darurat, dan selter isolasi mandiri serta insentif bagi garda terdepan dalam penanganan Covid-19. ‘’Saya mengimbau agar setiap warga negara disiplin menaati aturan perpajakan yang berlaku. Pasalnya pajak adalah pondasi kokoh berdirinya negara. Dengan membayar pajak, mereka sudah turut serta dalam bela negara,’’ pungkasnya. (fit/aan/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button