Madiun

Operasi Aman Suro, 560 Personel Gabungan Dikerahkan

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Dua perguruan pencak silat, PSHT Pusat Madiun dan PSHW Tunas Muda Madiun, sepakat meniadakan kegiatan Suroan dan Suran Agung. Kesepakatan itu diteken dalam rapat koordinasi (rakor) persiapan Operasi Aman Suro di Makorem 081/DSJ Madiun, Rabu (4/8). ‘’Pada intinya, kegiatan seni budaya, kerumunan, juga kegiatan keagamaan, sementara waktu ditiadakan,’’ kata Danrem 081/DSJ Madiun Kolonel Inf Waris Ari Nugroho.

Waris menyebut, seluruh unsur yang hadir sepakat menciptakan situasi kondusif. Artinya, siap melaksanakan Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) 27/2021 tentang PPKM Level 4, 3, dan 2 Covid-19 di Jawa-Bali. Serta instruksi wali kota maupun bupati di setiap daerah dengan tidak melaksanakan kegiatan selama bulan Maharam 1443 Hijriah. ‘’Mudah-mudahan kesepakatan ini, juga pernyataan maklumat ketua umum PSHT dan Ketum PSHW Tunas Muda, bisa dipedomani seluruh warganya,’’ tuturnya.

Meski sudah ada kesepakatan, pengawasan tetap dilakukan. Personel pengamanan diturunkan menyesuaikan tingkat kerawanan masing-masing daerah. Di Kota Madiun, misalnya, sedikitnya 560 personel gabungan TNI, Polri, dan unsur lainnya diterjunkan guna mewujudkan keamanan selama bulan Sura atau Muharam 1433 Hijriah. ‘’Titik kerawanan sudah dipetakan dalam rakor,’’ sebutnya. (kid/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button