Ponorogo

OPD Tak Maksimal Kelola Pasar Legi

Pemkab Siapkan Perusda Khusus

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Sistem pengelolaan pasar tradisional di Ponorogo bakal dirombak. Seiring rencana pemkab setempat membentuk perusahaan daerah (perusda) khusus yang membidangi pengelolaan pasar. Targetnya, sebelum megaproyek Pasar Legi rampung. ‘’Perlu perusda khusus agar pengelolaan pasar lebih profesional,’’ kata Sekda Ponorogo Agus Pramono Kamis (6/8).

Rencana itu dicuatkan Bupati Ponorogo Ipong Muchlissoni saat upacara munggah molo Pasar Legi, Rabu lalu (5/8). Usai disampaikan di depan publik, siangnya Agus langsung menggelar rapat tertutup dengan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD).

Hasil rapat, pembentukan perusda pasar dinilai perlu. Salah satu pertimbangannya adalah Pasar Legi. Pasar itu diproyeksikan dapat menampung hingga 4.000 pedagang. ‘’Jika dikelola satu bidang di sebuah OPD, ini terlalu besar. Sehingga, diperlukan perusda khusus,’’ terangnya.

Pemkab juga berkaca dari pengelolaan pasar di kota besar. Jakarta dan Surabaya sudah punya perusda pengelola pasar. Di Bumi Reyog, setidaknya ada 23 pasar tradisional yang tersebar di seluruh kecamatan. ‘’Kalau dikelola profesional, tentu akan lebih bagus. Beberapa daerah berhasil mengelola pasar di bawah kendali perusda khusus,’’ sebutnya.

Pemkab sudah bersurat kepada DPRD untuk mengajukan perubahan program pembentukan peraturan daerah (propemperda) tahun ini. Sambil menunggu, pemkab melakukan studi kelayakan, kajian akademis, dan minta izin ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). ‘’Yang butuh waktu cukup lama izin di Kemendagri. Harapannya, Desember perda sudah disahkan dan langsung menggelar rekrutmen direksi perusda,’’ ujarnya. (naz/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button