NgawiPolitik

Ony Tanggapi Dingin Pernyataan Jumirin

Partai Paham Konsekuensi Hukum

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Pernyataan Jumirin yang menyebut surat keputusan (SK) atau rekomendasi partai politik terkait kandidat yang akan diusung di pilkada ditanggapi dingin oleh Ony Anwar. ‘’Memang politik itu dinamis, bisa berubah setiap saat. Tapi, terkait SK calon kepala daerah yang sudah ditetapkan itu ada konsekuensi hukumnya,’’ kata Ony Rabu (15/7).

Ony mengungkapkan, SK calon bupati dan calon wakil bupati (cabup-cawabup) tersebut ditandatangani langsung ketua umum partai dan bermaterai. Menurutnya, jika calonnya sudah ditetapkan, otomatis ketetapan hukum itu berlaku.

Jika di menit-menit akhir partai berniat mengubah keputusannya tanpa alasan jelas, hal itu bisa diperkarakan secara hukum. ‘’Kalau calonnya sudah berkomitmen dan tidak ada ketentuan yang dilanggar, ketua umum atau partainya bisa digugat oleh calon tersebut,’’ bebernya.

Kendati demikian, Ony menyebut kasus seperti itu bisa saja terjadi. Namun, persentasenya sangat kecil. Sebab, semua partai dipastikan sudah paham dengan konsekuensi hukum yang harus ditanggung jika membatalkan SK secara sepihak.

‘’Kalau sekarang ada yang berasumsi (SK) masih bisa berubah di menit-menit akhir ya silakan, itu hak setiap orang. Tapi, sebagai calon yang sudah ditetapkan secara resmi melalui SK, kami berharap masyarakat memahami bahwa mekanisme rekomendasi partai seperti itu,’’ tegasnya.

Ditanya soal mayoritas partai di Ngawi yang mengusungnya, Ony memastikan sudah melalui berbagai pertimbangan. Pun, diharapkan mampu mengangkat kiprah partainya ke depan. ‘’Partai mana pun yang diutamakan pasti soal kapabilitas, integritas, elektabilitas, rekam jejak, komitmen, dan seterusnya,’’ ujar Ony.

Sebelumnya, Jumirin menyebut peluang dirinya bertarung dalam pilkada mendatang masih terbuka lebar. Kendati, prediksi adanya calon tunggal semakin menguat. Menurutnya, peta politik masih bisa berubah. Baginya, patokan dukungan yang paling tepercaya adalah rekomendasi yang benar-benar dikeluarkan DPP masing-masing partai. ‘’Sebelum pendaftaran di KPU, belum ada yang pasti,’’ katanya. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close
               
         
close