Ngawi

Ony Pilih Responsif, Antok Komunikatif

Gaya Kepemimpinan Representasi Sosok Muda

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Ngawi berpeluang dipimpin duet figur muda, yakni Ony Anwar dan Dwi Rianto ’’Antok’’ Jatmiko. Ony pada 15 Desember mendatang usianya baru menginjak 40 tahun. Sedangkan Antok 50 tahun.

Sebagai sosok muda, Ony menyebut gaya kepemimpinan yang responsif dan partisipatoris cocok untuk merepresentasikan dirinya. ‘’Pemuda itu kan maunya yang serbacepat, tapi juga harus mengedepankan pemikiran bersama,’’ kata Ony Selasa (27/10).

Ony menjelaskan, gaya kepemimpinan responsif berbeda dengan reaktif. Menurutnya, pemimpin reaktif langsung bereaksi ketika ada kejadian. Sedangkan pemimpin yang responsif akan menelaah terlebih dulu dengan cepat sebelum memberikan solusi. ‘’Lebih cepat tanggap, tapi dengan penalaran,’’ kata calon bupati (cabup) Ngawi itu.

Sedangkan gaya kepemimpinan partisipatoris, lanjut Ony, lebih mengedepankan pemikiran bersama. Kendati seorang pemimpin sudah memiliki jawaban atas permasalahan rakyatnya, dia tetap akan melibatkan pihak lain untuk diajak bicara. ‘’Kadang kan ada pemimpin yang tidak butuh pertimbangan, langsung action dan kebijakannya top down. Kalau gayanya anak muda itu ya diajak komunikasi,’’ paparnya.

Sementara, Antok menyebut pemimpin muda harus komunikatif. Tidak hanya mengomunikasikan segala sesuatu, melainkan juga mau mendengar berbagai usulan. ‘’Selain itu harus percaya diri. Karena kepercayaan diri itu bisa membangun trust masyarakat,’’ ungkap Antok.

Antok juga menyebut, pemimpin muda harus siap untuk belajar dalam bidang apa pun. Termasuk teknologi informasi. ‘’Selain itu, perlu punya kepekaan, energik, dan sifat pekerja keras,’’ tuturnya. (tif/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button