Advertorial

Ony Minta Warga di Tanah Rantau Tidak Mudik

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Jajaran pejabat Pemkab Ngawi bersama anggota forkopimda melestarikan kegiatan Safari Ramadan. Sembilan masjid dan pondok pesantren disambangi dalam momen bulan suci tahun ini.

Tadi malam Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono bersama rombongan safari ke Masjid Besar Al Amin, Desa/Kecamatan Padas. Selain bersilaturahmi dengan masyarakat, bupati juga menyosialisasikan larangan mudik dan pembatasan ibadah salat Id.

Ony meminta warga untuk memberi tahu anggota keluarganya di tanah rantau agar tidak mudik. Sebab, persebaran virus korona di kota-kota besar terbilang masih tinggi. Selain itu, Satgas Covid-19 menginstruksikan larangan salat Id di lapangan. ‘’Salat Id sebaiknya dilakukan di masjid atau musala lingkungan masing-masing per RT (rukun tetangga) dan RW (rukun warga),’’ tuturnya.

Kegiatan safari diisi dengan salat Isya dan Tarawih bersama 175 jamaah. Pemkab juga memberikan bantuan uang tunai untuk keperluan Masjid Besar Al-Amin. Bupati mengapresiasi pelaksanaan ibadah yang menerapkan protokol kesehatan (prokes) ketat. Selain tersedianya hand sanitizer dan tanda jaga jarak, para jamaah juga mengenakan masker.

Ony mengatakan, masjid merupakan pusat kebudayaan tradisional di desa. Aktivitas keagamaan dapat meningkatkan peradaban warganya. Terutama dengan majelis ilmu atau spiritual. ‘’Ke depan kami akan mendukung adanya perpustakaan di masjid sebagai salah satu sarana ilmu itu,’’ ucapnya. (mg3/c1/cor/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button