EkonomiPacitan

Omzet Kaus Khas Pacitan Jeblok

KOTA – Ujian berat dirasakan para penjual oleh-oleh kaus khas Pacitan. Setahun terakhir, omzetnya jeblok. Para pembeli setiap pekannya hanya bisa dihitung dengan jari. ’’Sepi, semakin merosot setelah bencana,’’ tutur Suwartono, salah seorang pemilik toko kepada Radar Pacitan.

Sudah 13 tahun Suwartono menjual produk asli daerah di pesisir pantai selatan pulau Jawa itu. Sebelum bencana, setiap akhir pekan bisa menjual 50 kaus. Namun, sekarang sepi. Bahkan, dirinya memilih untuk menutup kiosnya setiap akhir pekan. ’’Berbalik, saya pilih tutup Sabtu dan Minggu,’’ ujarnya.

Akibat sepinya pembeli, Suwartono  mengaku terpaksa menutup salah satu kiosnya yang ada di pantai Teleng Ria. Meski di sana tak terkena bencana dan tak mengalami kerusakan sedikit pun, Suwartono mengaku kunjungan di tokonya minim. Hingga dia memilih menutup tokonya sejak akhir tahun lalu. Kini hanya tersisa satu kios yang dikelolanya bersama sang istri. ’’Masih tidak bisa dibilang untung, hanya bisa menutup biaya operasional saja,’’ akunya.

Dia mengungkapkan, kebanyakan pembeli yang mampir ke tokonya justru warga local. Meski begitu, dirinya tetap menjaga eksistensi. Yakni, tetap membuat desain baru setidaknya dua kali dalam seminggu. Itu juga sebagai siasat untuk menjaga eksistensi agar tidak gulung tikar. ’’Kalau dulu desainnya sedikit tapi produksinya banyak, sekarang produksinya dikurangi tapi desainnya ditambah,” terangnya. (mg6/c1/ota)

 

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close