Olah Limbah Plastik Jadi Lukisan Apik

SMPN 2 Arjosari Songsong Predikat Sekolah Adiwiyata Nasional

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – SMPN 2 Arjosari bersiap mengikuti seleksi Calon Sekolah Adiwiyata Nasional (CSAN). Kesempatan emas ini buah keseriusan melakukan perubahan dan inovasi dalam mengendalikan pencemaran, mencegah kerusakan dan melestarikan lingkungan hidup.

Kepala SMPN 2 Arjosari Mudiyono menuturkan tiga tujuan pokok adiwiyata itu diterapkan sejak 2016-2021 dalam semangat kerja berjuluk Semar (sampah, energi, makanan air, ragam hayati). ‘’Terpilihnya sekolah kami dalam CSAN cukup membanggakan. Sekaligus memberi tanggungjawab besar untuk memelihara dan memupuk rasa cinta dan peduli lingkungan di kalangan pelajar,’’ terangnya.

Inovasi paling prinsip dari program ini adalah mendorong SMPN 2 Arjosari menjadi Mantap. Akronim dari mandiri, amanah, nasionalis, terampil, aktif, peduli lingkungan dan Paijo Kriting (pasukan ijo kreatif inovatif tanggap lingkungan). Tanpa kehadiran Paijo Kriting (pasukan ijo kreatif inovatif tanggap lingkungan), sampah plastik di SMPN 2 Arjosari bakal terbuang sia-sia. Berpedoman gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup di sekolah (GPBLHS), pasukan ijo kreatif ini aktif mengajak siswa mengolah sampah menjadi bernilai rupiah. Salah satunya seni lukis plastik. Jenis sampah sulit musnah ini memiliki kelenturan dan warna yang mudah dikombinasikan. Sehingga terciptalah karya apik dari sampah plastik. ‘’Karya seni ini tidak membutuhkan banyak penunjang. Pembuatannya cukup praktis, mudah dan murah,’’ terangnya. (uci/adv/fin)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button