Madiun

Ojan Ciptakan Aplikasi Marketing Berbasis Android

Ingin Mudahkan Promosi Pelaku Usaha Kecil

Semangat belajar Fauzan Fadli Shani tetap tinggi. Pemuda yang mempunyai keterbatasan fisik itu giat belajar meski sebentar lagi kuliahnya kelar.

ASEP SYAEFUL BACHRI, Jawa Pos Radar Madiun

DI ruang belajarnya, Fauzan Fadli Shani sibuk dengan laptopnya. Tangan kanannya menggenggam mouse. Tangan kirinya beberapa kali memencet keyboard. Walaupun menderita muscular dystrophy sejak kecil, pemuda 22 itu tidak terlihat kesusahan dalam mengoperasikan laptopnya. ‘’Sedang belajar membuat animasi,’’ kata pemuda asal Jalan Salak, nomor 65, Kecamatan Taman, Kota Madiun, itu.

Keinginan Ojan, sapaan Fauzan Fadli Shani, untuk belajar terbilang tinggi. Keterbatasan fisik tak pernah membuatnya menyerah. Sejak masih duduk di MAN 01 Kota Madiun, dia getol belajar bahasa pemrograman dan mengikuti ekstrakurikuler robotik. Juga, sempat mewakili sekolahnya dalam lomba robotik. ‘’Dari situ saya ingin terus belajar bahasa pemrograman. Dulu sempat ngeyel pengin kuliah ke ITS jurusan Teknik Informatika,’’ ujarnya.

Namun, keluarganya tak tega untuk melepaskan Ojan kuliah jauh dari rumah. Kendati demikian, orang tuanya terus memberi semangat untuk belajar. Mereka tak lelah mendampingi Ojan saat mengambil  kuliah jurusan TIK di salah satu kampus di Kota Madiun sejak 2016. ”Terpenting jurusannya teknik informatika, karena memang sudah suka sejak dulu,” ungkapnya.

Ojan terbilang mahasiswa moncer. Nilai kumulatifnya selalu tinggi. Pembuatan aplikasi Android sebagai proyek tugas akhirnya pun kelar dalam dua bulan. Sehingga total pengerjaan tugas akhir yang meliputi aplikasi dan pembuatan laporan itu rampung selama empat bulan. ‘’Sekarang sudah sidang. Tinggal menunggu pengumuman yudisium,’’ terangnya.

Aplikasi tugas akhirnya terbilang keren. Dia berusaha menjembatani para pelaku usaha kecil dengan memudahkan promosi lewat aplikasi di Android. Jika saat ini aplikasi WhatsApp hanya bisa membagikan pesan maksimal lima kontak, dalam aplikasi buatannya pesan itu bisa tersampaikan ke kontak dengan jumlah tak terhingga. ‘’Semoga aplikasi digital marketing berbasis Android ini memudahkan para pelaku usaha kecil,’’ harapnya.

Guna meminimalkan penyalahgunaan penyebaran hoaks, Ojan menyiasati aplikasinya hanya bisa digunakan bagi yang sudah terdaftar ke admin terlebih dahulu. Login-nya menggunakan username dan password yang sudah terdata di database. ‘’Masih banyak yang harus dievaluasi,’’ ujarnya.

Ojan terus mengembangkan bakatnya di dunia digital. Tak puas hanya pandai bahasa pemrograman, kini dia kembali menekuni dunia animasi tiga dimensi. Sebelumnya pun sudah beberapa kali mengikuti pelatihan pembuatan animasi. Selain bercita-cita sebagai web developer dan android developer, Ojan bercita-cita ingin menjadi animator. ‘’Sekarang masih terus belajar,’’ ucapnya. *** (fin/c1)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close