MadiunPeristiwa

ODGJ Kumat Terpaksa Dipasung

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Suryadi, 32, kembali berulah. Baru sepekan berada di rumah setelah menjalani perawatan di RSJ Menur, Surabaya, warga Dusun Pondok, Kelurahan Dolopo, itu Kamis (8/8) kumat. Agar tidak melukai warga lainnya, Tim Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Dolopo melakukan pemasungan sementara. ’’Membahayakan warga sekitar,’’ kata Fatkurrahman, TKSK Dolopo.

Fatkur -sapaan akrab Fatkurrahman – mengatakan bahwa saat ini pemkab melalui dinas sosial mulai fokus memberikan perhatian kepada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ). Mengingat banyaknya ODGJ yang kondisinya saat ini miris. Itu membuat TKSK mulai tergugah dengan memberikan hak untuk kelayakan hidup layaknya orang normal umumnya. Sehingga, diharap tidak ada lagi penelantaran. ’’Artinya, banyaknya ODGJ yang marah-marah karena kurangnya perhatian khusus,’’ ujarnya.

Pihaknya saat ini sudah bekerja sama dengan pihak terkait telah menyiapkan tenaga perawat beserta obat-obatan khusus. Itu dibutuhkan untuk memberikan pertolongan pertama pada ODGJ di puskesmas-puskesmas setempat. Di sisi lain, hal tersebut dilakukan sebagai langkah awal sebelum pada akhirnya akan dirujuk ke rumah sakit jiwa setempat. ’’Biasanya kami rehab selama tiga bulan sebelum dikirimkan ke RSJ Menur,’’ terangnya.

Sementara itu, Kabib Rehabilitasi Dinas Sosial Kabupaten Madiun Tatuk Mahwamati menuturkan, dalam penanganan ODGJ pihaknya akan bekerja sama dengan dinas terkait. Agar bisa dilakukan penerapan satu pintu terpadu sebagai bentuk tindakannya. Di mana, sejauh ini tidak kurang dari puluhan ODGJ yang sudah dilakukan rehabilitasi di panti setempat. ’’Jadi, dalam penindakan, kami langsung selesaikan pada hari itu juga,’’ tegasnya. (mgc/c1/ota)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button