Madiun

Objek Rekreasi Histori Monumen Kresek yang Kurang Lengkap

Hanya Nikmati Refreshing, Sejarahnya Tidak

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Tujuan rekreasi histori di Monumen Kresek, Wungu, belum tercapai. Pengunjung mendapatkan kepuasan berwisata di lokasi tetenger kekejaman Partai Komunis Indonesia (PKI) itu. Namun, kurang mendapat pengetahuan sejarah. ‘’Tempatnya bagus dan asyik buat foto,’’ kata Wina Rahmawatiningrum, seorang pengunjung, Rabu (19/2).

Warga Desa Goranggareng, Nguntoronadi, Magetan, itu  sengaja berlibur ke tempat bersejarah itu bersama sejumlah temannya. Mereka girang dengan suasana maupun pemandangan di kawasan monumen. Beberapa kali dia mengabadikan momen dengan jepretan kamera smartphone. Baik di patung-patung utama, lorong payung, sampai spot-spot di area taman. ‘’Senang bisa refreshing, tapi kurang lengkap rasanya,’’ ujar Wina.

Dia tahu Monumen Kresek merupakan pengingat sejarah kelam peristiwa PKI di Madiun 1948 silam. Namun, hanya sekilas di permukaan. Dia berharap ada tambahan keterangan mengenai sejarah tersebut. Sehingga, selain liburan juga bisa menambah pengetahuan. ‘’Mungkin lebih bagus ditambah papan cerita di sini, dulu seperti apa,’’ tuturnya.

Riska Agustin Damayanti, pengunjung lain, berkomentar serupa. Kali terakhir berkunjung ke Monumen Kresek sudah beberapa tahun lalu. Menurut dia, ada banyak perubahan positif dari segi keindahan lokasi. ‘’Agar menambah pengetahuan, mestinya ditambah ceritanya,’’ kata warga Kota Madiun itu.

Riska yang berlibur bersama keluarganya sempat kikuk saat ditanya anaknya. Dia hanya bisa menjelaskan poin-poin sejarah itu. Riska tidak dapat menceritakan secara detail kepada anaknya. ‘’Mungkin kalau ada wahana permainan untuk anak-anak gitu lebih seru kayaknya. Udaranya juga sejuk di sini,’’ ungkapnya. (den/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close