Ngawi

Nikah di Masa New Nomal, Prosesi Akad Diawasi Ketat

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Prosesi pernikahan di masa new normal Covid-19 hanya bisa dilakukan jauh dari unsur kemeriahan. Peserta akad nikah dibatasi. Sementara, undangan wajib mengenakan masker, sarung tangan, dan jaga jarak minimal 1-1,5 meter.

Tidak hanya itu, KUA wajib berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk memastikan prosesnya telah sesuai protokol kesehatan. ‘’Jika melanggar, penghulu atau KUA wajib menolak proses akad nikah,’’ kata Kabid Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Kemenag Ngawi Suryono Kamis (18/6).

Meski begitu, niat warga melangsungkan pernikahan tetap tinggi. ‘’Sejak adanya pandemi sampai sekarang kami mencatat ada 950 pernikahan,’’ ungkapnya sembari menyebut protokol pernikahan itu mengacu Surat Edaran (SE) Dirjen Bimas Islam Nomor P-006/DJ.III/Hk.007/06/2020 tertanggal 10 Juni.

Ketentuan baru tersebut, lanjut dia, mengakhiri penangguhan pendaftaran nikah yang diberlakukan sejak 23 April hingga 29 Mei lalu. Namun, sepanjang kurun waktu itu pihaknya tetap menerima pendaftaran pernikahan, dengan catatan khusus. ‘’Wajib menyertakan surat pernyataan. Isinya alasan mendesak untuk tetap melangsungkan akad nikah. Peserta juga wajib menerapkan protokol kesehatan secara ketat,’’ jelasnya. (mg1/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

One Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close