Ngawi

Nihil Smoking Room di Perkantoran dan Tempat Publik

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Implementasi Perda 10/2015 tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) sebatas di atas kertas. Betapa tidak, hingga kini belum ada satu pun smoking room (ruang khusus merokok) di Ngawi. Baik tempat umum maupun perkantoran pemerintahan dan swasta.

Padahal, penyediaan smoking room merupakan kewajiban sebagaimana diatur dalam pasal 7 ayat 1 regulasi tersebut. Ketentuan itu dipertegas dalam pasal 7 dan 9 Perbup 14/2019 tentang petunjuk pelaksanaannya. ‘’Belum ada perangkat daerah yang memfasilitasi smoking room,’’ kata Kasi Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa Dinas Kesehatan (Dinkes) Ngawi Prasetya Suprayitna, Senin (14/6).

Pras, sapaan akrab Prasetya Suprayitna, beralasan bahwa lembaganya sebatas menyosialisasikan regulasi. Peranan dinkes tidak sampai dengan pengadaan prasarana pendukung. Ambil contoh smoking room di Alun-Alun Merdeka. Proyeknya harus digarap dinas pariwisata, pemuda, dan olahraga (disparpora). ‘’Jadi, pembangunan smoking room di alun-alun diinisiasi instansi terkait,’’ ujarnya. (mg5/cor/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button