Ngawi

Ngawi Terapkan PPKM Darurat

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Ngawi masuk dalam 48 daerah se-Jawa-Bali pelaksana pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro darurat. Kebijakan yang aktif berlaku 18 hari mulai Sabtu (3/7) itu membatasi aktivitas masyarakat di berbagai sektor.

Antara lain, pelaksanaan work from home (WFH) perkantoran, pemangkasan jam operasional pusat perdagangan, hingga penutupan objek wisata. Pembatasan yang menitikberatkan anjuran tinggal di rumah itu pernah diterapkan kabupaten ini di awal pandemi Covid-19. ‘’PPKM darurat diterapkan karena lonjakan kasus positif di banyak daerah,’’ kata Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono, Jumat (2/7).

Ony tahu daerahnya masuk dalam PPKM mikro darurat dari rapat koordinasi virtual dengan Menteri Koordinator Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan kemarin. Pihaknya diminta segera menerbitkan dan menyosialisasikan surat edaran (SE) kebijakan genting itu. Sosialisasinya direncanakan hari ini. ‘’Kami mutlak harus melaksanakannya. Kalau tidak, kepala daerahnya disanksi pemberhentian sementara,’’ ujarnya.

Bupati menyebut, perkantoran nonesensial rencananya memberlakukan WFH 100 persen. Sedangkan perkantoran vital seperti pelayanan kesehatan atau keamanan tetap work from office (WFO) dengan menerapkan standar protokol kesehatan. ‘’WFH bukan berarti masyarakat bebas keluar. Harus benar-benar tinggal di rumah,’’ terangnya.

Selain tinggal di rumah, pemkab berencana menarik relaksasi destinasi wisata. Sektor pelesiran ditutup total. Perlakuan serupa untuk mal. ’’Pedagang pasar tradisional penyedia kebutuhan pokok maksimal 50 persen dari kapasitasnya,’’ papar bupati sembari menyebut restoran, warung makan, atau angkringan tidak boleh memfasilitasi makan di tempat.

Pengetatan juga akan diterapkan untuk pelaku perjalanan dari luar daerah. Khususnya di wilayah perbatasan Jawa Tengah. Pihaknya bakal membangun posko penyekatan exit tol Grudo dan perbatasan Sragen. ‘’Vaksinasi juga akan digencarkan. Targetnya minimal 1.500 dosis per hari,’’ tuturnya. (sae/c1/cor/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button