AdvertorialNgawi

Ngawi Raih Penghargaan Swasti Saba Wistara Sembilan Tatanan

Pelecut Semangat Pertahankan Predikat Kabupaten Sehat

JAKARTA, Radar Ngawi – Upaya Pemkab Ngawi dalam menyelenggarakan kabupaten sehat diganjar penghargaan Swasti Saba Wistara. Penghargaan tersebut diterima langsung Wakil Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono di Kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Jakarta, Selasa lalu (19/11). ‘’Prestasi ini jadi kebanggaan sekaligus pelecut semangat kami agar ke depan penyelenggaraan kabupaten sehat di Ngawi semakin baik,’’ kata Ony Rabu (20/11).

Keberhasilan Ngawi meraih Swasti Saba Wistara tidak lepas dari semakin banyaknya cakupan yang ditangani pemkab melalui program kabupaten sehat. Sebab, untuk meraih kategori Wistara setidaknya harus ada tujuh tatanan yang ditangani. ‘’Artinya, semakin tinggi tingkatan, lokus penilainnya juga semakin banyak. Itu juga menandakan partisipatoris kelembagaan di kabupaten sehat ini sudah mencakup banyak elemen,’’ paparnya.

Penghargaan tersebut diakuinya menjadi sebuah capaian yang membanggakan. Namun, peningkatan tingkat kesadaran terhadap perilaku hidup bersih dan sehat jauh lebih penting. Bagaimana mengubah mindset masyarakat agar mau ikut serta menjaga lingkungannya tetap bersih dan sehat. ‘’Meskipun sebenarnya itu (hidup bersih dan sehat, Red) menjadi tanggung jawab bersama,’’ ujarnya.

Pihaknya juga masih memiliki pekerjaan rumah yang perlu dituntaskan. Terutama mengenai penyediaan fasilitas kesehatan. Menurut Ony, infrastruktur bidang kesehatan tidak hanya di kuratifnya. Tapi juga pada langkah promotif maupun preventifnya. Dengan menggalakkan sosialisasi, imbauan, maupun kebijakan yang mengarah pada upaya promotif serta preventif. ‘’Kami juga berupaya supaya infrastruktur penunjang kesehatan semakin lengkap, semakin bisa menjangkau masyarakat paling bawah,’’ harapnya.

Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Ngawi dr Yudono menambahkan, Ngawi termasuk salah satu daerah yang masuk kabupaten sehat dengan sembilan tatanan. Yakni, tatanan permukiman, sarana, dan prasarana sehat; tatanan sarana lalu lintas tertib dan pelayanan transportasi sehat; tatanan industri dan perkantoran yang sehat; tatanan kawasan pariwisata sehat; tatanan pertambangan sehat; tatanan hutan sehat; tatanan kehidupan masyarakat sehat yang mandiri; tatanan ketahanan pangan dan gizi; serta tatanan kehidupan sosial yang sehat.

Atas penghargaan tersebut, Yudono berharap masyarakat Ngawi semakin cerdas untuk berperilaku hidup bersih dan sahat. Bukan semata agar Ngawi kembali meraih penghargaan, tapi juga menciptakan generasi sehat ke depannya. ‘’Karena dengan hidup sehat, generasi yang sehat menjadikan Indonesia semakin kuat,’’ ucapnya. (tif/c1/odi/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button