AdvertorialNgawi

Ngawi Peringati Hari Jadi ke-662, Tonggak Wujudkan Tatanan Hidup Normal Baru

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Peringatan Hari Jadi Ngawi ke-662 tahun ini selayaknya dijadikan sebagai semangat bagi seluruh masyarakatnya untuk bangkit melawan pandemi. ‘’Sesuai dengan temanya bahwa hari jadi ini dapat dijadikan tonggak untuk mewujudkan tatanan kehidupan normal baru menuju Ngawi yang lebih sejahtera,’’ kata Ketua DPRD Ngawi Dwi Rianto “Antok” Jatmiko, Senin (6/7).

Dilihat dari sisi usia, sudah lebih dari enam abad Kabupaten Ngawi berdiri. Tepatnya pada 1358 masehi silam. Jika dibandingkan dengan daerah sekitar lainnya, kabupaten yang terkenal dengan sebutan Bumi Orek-orek ini menjadi yang tertua. ‘’Dilihat dari sejarah juga agak unik. Di mana Kabupaten Ngawi ini lahir dimulai dari miditira pradesa atau dusun,’’ ungkapnya.

Dari sebuah pedusunan, lanjut Antok, lalu merangkak menjadi desa. Tidak berhenti di situ, para nenek moyang dulu mengembangkan terus wilayahnya hingga terbentuk sebuah kawedanan. Dan berkembang lagi menjadi adipati anom atau kadipaten sampai kabupaten seperti sekarang. ‘’Menurut kami itu juga bisa dijadikan motivasi untuk menghadapi pandemi Covid-19 ini agar masyarakat, khususnya warga Ngawi tetap menjaga atau berupaya agar kabupaten ini cepat terbebas dari permasalahan wabah korona,’’ tuturnya.

Dia menambahkan semangat yang harus dimiliki adalah bagaimana semua warga Ngawi ini mencintai daerahnya. Ikut handarbeni (memiliki) terhadap apapun yang terdapat di kabupaten ini. Mulai dari penduduknya, potensi daerahnya, mata pencaharian warganya yang harus didukung hingga peduli terhadap aset-aset daerah. Terutama aset berupa SDM, yakni generasi penerus di kabupaten Ngawi ini. ‘’Bagaimanapun mereka (generasi penerus, Red) harus bisa mengenyam pendidikan secara normal lagi, bisa cepat masuk sekolah lagi dan sebagainya,’’ ungkapnya.

Ketika semua mampu mencintai dan handarbeni terhadap kabupaten ini, maka tanggungjawab untuk memikul semua itu menjadi milik bersama semua warga. Untuk itu, DPRD Ngawi mengimbau kepada semuanya bahwa penanganan terhadap pandemi Covid-19 ini tidak hanya bisa dilakukan satu instansi. ‘’Tidak bisa dilakukan oleh pemerintah saja, atau oleh aparat penegak hukum yakni TNI dan Polri saja,’’ tegasnya.

Tetapi harus melibatkan semuanya. Mulai dari pemerintah, aparat penegak hukum hingga masyarakat di tingkat bawah. Semua harus bisa bersinergi, bahu membahu dan bergotongroyong untuk bersama-sama lepas dari pandemi Covid-19 ini. Setidaknya sampai ditemukan obat atau vaksin yang dapat menyembuhkan penderita dari ganasanya virus korona. ‘’Kami mewakili seluruh pimpinan dan anggota serta staf DPRD Ngawi mengucapkan selamat hari jadi Kabupaten Ngawi ke-662.  Semoga Ngawi kedepan semakin sejahtera dan terbebas dari wabah korona,’’ harapnya. (tif/odi/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
close