Ngawi

Ngawi Angkat Tangan Testing 1.801 Per Hari

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Ibarat besar pasak daripada tiang. Dinas Kesehatan (Dinkes) Ngawi menilai target pengetesan Covid-19 dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) 15/2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) kelewat berat.

Instruksi yang turun kemarin itu menuntut kabupaten ini melakukan uji cepat antigen 1.801 orang per hari. Testing tersebut berlangsung 18 hari selama Ngawi melaksanakan PPKM darurat level tiga mulai hari ini. Padahal, pengadaan kit antigen bergantung kecukupan anggaran. ‘’Pengadaan kit antigen selama ini tidak menentu,’’ kata Sekretaris Dinkes Ngawi Heri Nur Fahrudin, Sabtu (3/7).

Dinkes angkat tangan untuk menyanggupi target testing pemerintah pusat. Heri menyebut, stok kit antigen saat ini sekitar 3.000. Bila mengacu target, maka alat medis itu habis dalam dua hari. Asumsinya, masing-masing dari total 24 puskesmas melakukan pengetesan setidaknya 80 orang. ‘’Kami tidak bisa serta-merta pengadaan karena harganya cukup mahal. Satu kit antigen masih sekitar Rp 60 ribu,’’ ungkapnya.

Kendati demikian, upaya peningkatan testing terus dilakukan. Kemampuan lembaganya saat ini mengetes 450 orang per hari. Jumlah tersebut sesuai dengan upaya pelacakan. Minimal 15 penyandang kontak erat dari satu kasus pasien positif di-tracing dan testing. ‘’Untuk testing kadang acak di beberapa lokasi berpotensi kerumunan,’’ ujarnya. (sae/cor/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button