Madiun

Negatif Korona sejak dari Jakarta

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Sebanyak 18 pekerja magang dari Jepang kembali ke kampung halaman di tengah pandemi Covid-19. Selasa (19/5) belasan trainee asal enam daerah di Jawa Timur itu diterima oleh UPT Balai Latihan Kerja (BLK) Madiun Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Jawa Timur.

Perinciannya, tujuh orang asal Ponorogo; masing-masing dua dari Kabupaten Madiun dan Tulungagung; dan masing-masing satu dari Blitar, Jombang, dan Ngawi. Sebelum akhirnya dijemput oleh keluarga dan pemerintah daerahnya masing-masing. ‘’Kami hanya mendapat tanggung jawab untuk menerima,’’ kata Kepala UPT BLK Madiun Disnakertrans Jatim Dwiaji Haryono.

Dwiaji mengungkapkan, kepulangan  trainee dari Negeri Matahari Terbit itu dipercepat karena pandemi Covid-19. Terlepas pemeriksaan kondisi fisik setibanya di UPT BLK, belasan pekerja magang di pabrik pengecatan itu diklaim negatif korona berdasarkan hasil pemeriksaan di Jakarta. Meski begitu, pihaknya tetap mengarahkan untuk melaporkan kondisi kesehatan ke puskesmas. ‘’Diimbau menjalani isolasi mandiri selama 14 hari,’’ ujarnya.

Ega Bagus, trainee asal Ngawi, menyebut pemeriksaan medis telah dilakukan sebelum pulang ke tanah air. Tepatnya dua pekan sebelum penerbangan. Setibanya di Indonesia juga dites swab dan dikarantina. ‘’Saat di bandara (Soekarno-Hatta) dicek suhu tubuh dan di-rapid test,’’ ungkapnya. (den/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

?php /** * The template for displaying the footer * */ defined( 'ABSPATH' ) || exit; // Exit if accessed directly do_action( 'TieLabs/after_main_content' ); TIELABS_HELPER::get_template_part( 'templates/footer' ); ?>
Close
               
         
close