News

Naon Bedana Paparikan Jeung Rarakitan

×

Naon Bedana Paparikan Jeung Rarakitan

Share this article

Naon Bedana Paparikan Jeung Rarakitan – Siddiran Kelas XI Sri Ganta. Tujuan Pembelajaran: 1. Membaca atau mendengarkan teks komik; 2. Analisis isi humor;

Judul Presentasi: “Satire XI. Ruang Kelas Sri Guntry. Tujuan Pembelajaran: 1. Mengamati teks sindiran yang dibaca atau didengar; 2. Menganalisis isi sindiran;” – Transkrip presentasi:

Naon Bedana Paparikan Jeung Rarakitan

2 Tujuan didaktik: 1. Membaca atau mendengarkan teks komik; 2. Analisis isi humor; 3. Mengidentifikasi ciri-ciri humor; 4. Membedakan gaya humor; 5. Memperhatikan kaidah struktur komik; 6. Melontarkan lelucon dengan menggunakan bahasa Sunda yang sopan dan bertanggung jawab; dan 7. Mendeskripsikan isi komik dengan memperhatikan kaidah. 2

Kop Soal Pas

5 Pengertian/Definisi 5 berasal dari kata sindir yang berarti sisi. Sarkasme artinya humor, bukan sindiran.

6 Pengetahuan/Definisi 6 M.A. Salmon (1963:57) menjelaskan bahwa humor juga dapat disebut sebagai seni mendesain bahasa dengan cangkang dan isi sambil menikmati formalitasnya untuk menyampaikan maksud yang tidak dangkal. subjek

8 Suatu bentuk ironi yang kata pembuka setiap kalimat cangkangnya diulang-ulang dalam isi kalimat hingga tampak tersusun. Properti ini menyatu dengan alam balsa flat top (perahu yang terbuat dari bambu dan dilapisi kepok). 8. Majelis

9 Contoh Komposisi 9 Hati-hati dalam meminum jus, ini untuk memperkuat pembuluh darah. Carilah ilmu yang berguna di dunia yang akan datang. Marjoram adalah biji berwarna kuning, kulitnya berwarna gelap. Kaki Majra kuning, kulit perut perih, nyeri hebat, sayangnya masih berbaring. Ada banyak perempuan, sayangnya mereka semua adalah patron. Saya siap ke Senangka, saya tidak mau ke Sisito. Aku ingin menemuinya, aku tidak ingin menemuinya. Sisir dan minyak di leher luka bakar, cuci tangan itu penting. Mihape pemikir dan kemauan, penting untuk menjadi asing.

Penilaian Akhir Semester B. Sunda Kelas 8 Worksheet

10 RARE CIRINA 10 terdiri dari empat bagian meliputi cangkang dan isinya; Pernyataan pertama dan kedua disebut shell, pernyataan ketiga dan keempat disebut isi. Setiap ayat mempunyai delapan suku kata (sang ge-tol ngi-num ja-ja-mu); Kata pertama kalimat pertama rangkap sama dengan kata pertama kalimat ketiga isi, kata pertama kalimat kedua rangkap sama dengan kata pertama kalimat keempat isi; Bunyi terakhir antara cangkang dan isi Marvakanti; Polanya a-b-a-b.

11 Paprikan berasal dari kata Parik yang artinya Parik, dekat. Hal utama adalah menjadi dekat satu sama lain. 11 Amandemen

Baca Juga  Keragaman Budaya Di Indonesia Harus Selalu Kita

12 PAPARIKAN 12 Contoh Pohon yang tumbuh di lereng gunung, pohon yang penuh kelembapan. Hatiku senang sekali menerima surat itu. Baju berbahan katun mempunyai pola yang ketat, tidak longgar. Jika Anda tidak pergi ke sekolah, kembali ke waktu tambahan. Masakannya enak, meski dengan tambahan kelapa. Nasehat sungai dipaku, lupakan kepala bapak.

13 Paprikan 13 mempunyai empat bagian termasuk cangkang dan isinya; Pernyataan pertama dan kedua disebut shell, pernyataan ketiga dan keempat disebut isi. Tiap bait terdiri dari delapan suku kata, bunyi terakhir bait pertama dipadukan dengan bunyi terakhir bait ketiga, bunyi terakhir bait kedua dipadukan dengan bunyi terakhir bait keempat, rumus awalnya adalah A-B-A-B.

Tugas Bahasa Sunda Nia Wiyanti Xi Mesin 2

14 Apa bedanya???? 14 RARAKITANPAPARIKAN Marjoram bijinya berwarna kuning, kulit di belakang butirannya berwarna gelap. Perutnya kuning, kulit perutnya bengkak. Masakannya enak, meski dengan tambahan kelapa. Nasehat sungai dipaku, lupakan kepala bapak.

15 Berasal dari kata Vansal yang artinya kembali. Itu sebabnya Wangsalan disebut juga Bangbali. Ada yang mengatakan bahwa kata waungsalan berasal dari kata angsal yang berarti izin, karena dalam waungsalan ada semacam ketetapan. Pertanyaan 15

16 Contoh Vangsalana 16 Belot Sesit Saba Tanah Kapirai Siang dan Malam.

17 CIRINA WANGSALAN 17 mempunyai dua bagian; Kalimat pertama disebut shell, dan kalimat kedua adalah isi setiap kalimat yang terdiri dari delapan bagian. Elemen atau objek ini harus dicari pada bagian isi shell dari kata bunyi dan adanya kata yang merespon isi dan dengan kata kunci yang menjadi bagian utama dari analisis isi pola a-b. .

Materi Sajak Sunda Smp Kelas 7

20- Jangan lupa membeli sikat gigi dalam perjalanan ke Siostra.

21 Pergi ke Sevastra Jangan Lupa Ambil Secor Kalau mau masuk surga harus rela mengucap syukur 8 E

22 Mau ke Ciwastra jangan lupa bawa sikat gigi, yuk belajar sastra biar gak rusak lagi 8 C

23 Kalau hidup di puding harus makan randung, kalau mau hidup bahagia harus berjuang.8 D

Pupujian, Sisindiran Jeung Biantara

26 – Pergi ke Makkah minta berkah, jangan lupa sholat, tidak mudah hanya berdiam diri di rumah, tapi pergi ke sawah.

Download ppt “Sediraan Mengajar Kelas XI Sri Guntri. Tujuan Pengajaran: 1. Mengamati membaca atau mendengarkan teks komik; 2. Menganalisis isi komik;”

Baca Juga  Berilah Contoh Populasi Komunitas Ekosistem Dan Bioma

Untuk mengoperasikan situs web ini, kami mencatat data pengguna dan membaginya dengan pemroses. Untuk menggunakan situs web ini, Anda harus menerima kebijakan privasi kami, termasuk kebijakan cookie kami. Kata-kata yang Anda cari ada di dalam buku ini. Untuk konten yang lebih diberi tag, gunakan pencarian teks lengkap dengan mengklik di sini.

1 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran 3 Nama Sekolah : SMP NEGERI 17 Mata Pelajaran : Bahasa Sunda Kelas/Semester : VIII/1 Materi Inti : Humor Alokasi Waktu : 8 JP (4x Sesi) A. Keterampilan Dasar 1 Keagamaan Menghayati dan mengamalkan ajaran. Hormat 2 Perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), baik hati, percaya diri, berinteraksi efektif dengan lingkungan dan alam dalam lingkup eksistensinya. 3 Pengetahuan berbasis rasa ingin tahu (fakta, konsep dan prosedur) tentang peristiwa dan fenomena kasat mata yang berkaitan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya. 4 Berusahalah mengolah dan mengolah pada area konkrit (menggunakan, menghancurkan, menata, mengubah dan mencipta) dan area abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar dan mengarang) berdasarkan apa yang telah dipelajari di sekolah dan sumber lainnya. Sama dalam ide/teori. B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi NO KD Indikator Kompetensi Dasar 3.3 Mengenali dan memahami bentuk humor, struktur teks, aspek kebahasaan dan fungsi sosial Sesi 1: Siswa dapat melakukan hal-hal sebagai berikut: 3.3.1 Bentuk humor Mengenalnya sebagaimana mestinya. Aturan 3.3.2 Menjelaskan struktur humor menurut aturan Sesi 2: 3.3.3 Mengidentifikasi isi humor menurut aturan 3.3.4 Menjelaskan isi humor menurut aturan 4.3 Mengekspresikan humor secara tertulis dan lisan (( misalnya melalui poster, meme, komik) dengan melihat struktur kalimat, ekspresi dan keluwesan. Sesi 3: 4.3.1 Menulis contoh komik sesuai aturan Sesi 4: 4.3.2 Membuat poster komik sesuai aturan

Perbedaan Paparikan, Rarakitan, Dan Wawangsalan

2 C. Setelah selesai proses pembelajaran materi satir, siswa dapat melakukan hal-hal sebagai berikut: No. Tujuan Pembelajaran 1 Sesi 1 : 3.3.1 Mengidentifikasi bentuk-bentuk humor dengan benar 2 3.3.2 Menjelaskan struktur humor secara tepat dan benar 3 Sesi 2 : 3.3.3 Mengidentifikasi isi humor dengan benar 4 3.3.4 Mendeskripsikan isi humor dengan tepat dan tepat .Satire Sesi 5 : 4.3.1 Menulis contoh sindiran dengan baik dan tepat Sesi 4 : 4.3.2 Menulis sindiran dengan baik dan tepat dalam bentuk poster Fokus pada kelebihan Tuliskan tokoh yang menjadi fokus. Mengamati proses belajar mengajar adalah agama, kedisiplinan dan sifat-sifat yang baik. Materi Pembelajaran ❖ Materi Pembelajaran Umum Materi Pembelajaran ❖ Fakta : Nama Jenis-Jenis Humor ❖ Konsep : o Ciri-ciri Humor o Bentuk Humor o Struktur Humor ❖ Prinsip Sarkasme Empat baris, dua baris cangkang dan dua baris isi Garis Isi ❖ Tata Cara : Membuat Komik dalam Format Poster Langkah-langkahnya: – Menentukan jenis komik – Menentukan isi/tujuan komik – Melengkapi ringkasan – Mengedit ringkasan – Proses pencetakan ❖ Materi pembelajaran • Aturan penyelesaian komik (Format perlakuan: Berkarya) ❖ Belajar memperkaya materi : • Latihan soal yang lebih sulit E. Metode Pembelajaran ❖ Metode : Saintifik ❖ Model Pembelajaran : Problem Based Learning ❖ Teknik : Diskusi, Tanya jawab, tugas, latihan F. Alat bantu pembelajaran : o Laptop, informasi, contoh humor

Baca Juga  Edo Duduk Di Tepi Sungai Tanggapanmu

3 G. Sumber Belajar : Dan Fathur Rahman, Tawfiq, spk. 2017. Gerbang Bahasa; Mengajarkan bahasa Sunda kepada siswa SMA/MT. Tingkat VIII. Bandung berjemur di bawah sinar matahari. (hlm. 36-48) dan Satjdidbarta. 2005. Kamus Bahasa Sunda. Pengikat Kiblat dan Internet H. Tahapan Pembelajaran 1. Sesi Deskripsi Kegiatan Waktu Kegiatan Pendahuluan • Konteks guru menciptakan lingkungan belajar yang menyenangkan • Guru mengajukan pertanyaan berkaitan dengan materi pembelajaran sebelumnya • Guru mempelajari keterampilan yang berkaitan dengan kompetensi Apa yang akan dipelajari dan dikembangkan • Guru menyajikan keterampilan yang akan diperoleh dan manfaatnya dalam kehidupan sehari-hari • Guru menguraikan tujuan pembelajaran, ruang lingkup materi dan kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan • Guru menguraikan sifat dan penilaian teknik Ruang lingkupnya menyatakan bahwa 10 menit akan digunakan Kegiatan Dasar Sintesis Pembelajaran – Sintesis Modul: Melibatkan siswa dalam permasalahan • Menjelaskan tujuan pembelajaran yang ingin dicapai • Siswa mengamati melalui simulasi video/CD InFocus atau LK (Literasi Media) • Siswa membaca sebuah teks komik. • Peserta didik mengidentifikasi tokoh-tokoh yang dapat digambarkan dalam video/CD demonstrasi lucu (PPK) • Memberikan kesan manfaat pembelajaran dari pembelajaran sehari-hari. Kehidupan • Menjelaskan langkah-langkah kegiatan pembelajaran: pembentukan kelompok, tugas belajar (LK) 50 menit Pengorganisasian siswa • Setelah menonton video komik/CD di bawah bimbingan guru, siswa membentuk pertanyaan • Secara berkelompok Dalam kegiatan, siswa membaca atau meneliti informasi tentang komik. Berbagai sumber (4C) • Siswa berinteraksi dengan kegiatan diskusi kelompok di KBM (4C).

Contoh sisindiran paparikan rarakitan wawangsalan bahasa sunda, bedana carpon jeung novel, bedana wawacan jeung novel