Ponorogo

Nakes Terbatas, RSUD dr Harjono Ponorogo Tak Sudi Lagi Tambah Bed

PONOROGO, Jawa Pos Radar Ponorogo – Penambahan bed untuk menampung pasien baru Covid-19 mulai dikaji ulang pihak RSUD dr Harjono Ponorogo. Alasannya karena keterbatasan tenaga kesehatan (nakes). ‘’Kami sudah tidak bisa lagi menambah ketersediaan bed (ranjang, Red). Kondisi sudah overload dengan jumlah nakes (tenaga kesehatan) terbatas,’’ kata Enggar Tri Adji, wakil direktur RSUD dr Harjono, Kamis (8/7).

Jumlah pasien positif Covid-19 –dari rapid antigen maupun swab polymerase chain reaction (PCR)– di RSUD dr Harjono sudah membeludak. Kemarin terdapat 28 pasien yang menjalani perawatan di tenda darurat. Kondisi bakal semakin runyam jika pasien terus berdatangan tanpa penambahan nakes. Enggar khawatir nakes yang bertugas sekarang mengalami burnout atau kelelahan. ‘’Nakes saat ini saja sudah burnout. Kalau tambah bed lagi akan kewalahan,’’ terang dokter gigi itu.

Enggar menyebut, sebanyak 98 pasien Covid-19 sedang menjalani perawatan di RSUD dr Harjono. Perinciannya, 7 pasien opname di ruang Kemuning, 14 di ruang Tulip, 16 di ruang Eria, dan 33 rawat inap di ruang Asoka. Sedangkan 28 sisanya terpaksa menghuni tenda perawatan dan tempat parkir rumah sakit pelat merah itu. Beban perawatan pasien dimungkinan terus bertambah seiring perkembangan penularan virus korona yang belum menunjukkan tanda-tanda melandai. ‘’Kondisi sudah stagnan. Tidak ada tempat lagi untuk perawatan pasien Covid-19. Termasuk juga dengan jumlah nakes yang bertugas,’’ ungkapnya. (mg4/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button