features

Mutya Sulap Stoking Jadi Aneka Pernik Bernilai Jual Tinggi

Bagi Mutya, stoking tidak hanya pelengkap fashion perempuan. Di tangan warga Ngadirejo, Wonoasri, Kabupaten Madiun, itu stoking mampu disulap menjadi aneka pernik yang bisa mendatangkan lembaran rupiah.

SRI MULYANI, Jawa Pos Radar Madiun

TUMPUKAN stoking aneka warna mulai dikeluarkan Mutya dari dalam pot putih. Perempuan itu lantas mengambil kawat tidak jauh dari tempat duduknya. Lalu, kawat dilingkarkan pada paralon. Kemudian, dipotong menggunakan tang. Setelah itu, kawat dibentuk menjadi kelopak bunga dan daun sesuai pola yang sudah dibuat.

Setelah kawat membentuk pola kelopak bunga dan daun, lalu dibalut dengan kain stoking. Kemudian, diikat menggunakan benang dan dirapikan lalu dirangkai menjadi replika kuntum bunga. ‘’Saya juga menerima pesanan bentuk lain sesuai keinginan dari pelanggan, misalnya tunas kelapa dan pohon pepaya,’’ kata Mutya.

Mutya menekuni kerajinan berbahan kain stoking sejak 2017 lalu. Sebelum itu, dia menggeluti kerajinan memanfaatkan berbagai bahan. Mulai pelepah pisang, kain flanel, hingga sabun mandi. ‘’Bahan stoking lebih mudah bikinnya dan bisa dicuci,’’ ujar perempuan 38 tahun itu.

Selama ini Mutya biasa membeli bahan baku secara online. Sekali beli, rata-rata sebanyak 100-200 stoking dan satu kilo kawat atau sekitar 440 batang. ‘’Seingat saya dulu modal awalnya hanya Rp 85 ribu,’’ sebut warga Desa Ngadirejo, Kecamatan Wonoasri, Kabupaten Madiun, itu. ‘’Semua bahan baku belinya di Solo,’’ imbuhnya.

Produk kerajinan stoking karya Mutya kini telah merambah pasar luar pulau seperti Sumatera, Maluku, dan Papua. Pun, dia sudah memiliki 10 reseller di beberapa kota di Indonesia. ‘’Harganya mulai Rp 5.000 per tangkai sampai yang paling mahal Rp 350 ribu lengkap dengan potnya,’’ ungkap Mutya.

Tak hanya untuk hiasan meja atau ruangan, bunga stoking buatan Mutya juga kerap dimanfaatkan sebagai mahar, hantaran pernikahan, suvenir, bros, serta dekorasi lain. ”Pandemi ini penjualan turun. Dulu begitu di-upload langsung terjual. Bahkan, pernah dapat pesanan dari Tangerang sebanyak 300,’’ ujarnya. * (dilengkapi ELIT AS-Friska OF/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button