Pacitan

Tim DLH Cek Kerusakan Lahan akibat Aktivitas Penambangan GLI

PACITAN, Jawa Pos Radar Pacitan – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Pacitan menepati janjinya. Empat staf turun gunung memeriksa kerusakan lahan akibat aktivitas penambangan PT Gemilang Limpah Internusa (GLI) di Dusun Kwangen, Cokrokembang, Ngadirojo, Jumat (26/7). ‘’Benar. Ada permukaan lahan yang turun akibat aktivitas penambangan,’’ kata Kasi Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan (PPKL) DLH Pacitan Yoni Kristianto.

Masyarakat desa setempat khawatir  lahan yang ambles tersebut bakal semakin parah saat musim penghujan nanti. Aliran air hujan membuat rekahan bertambah luas dan dalam. Bahkan, bisa menembus terowongan penambangan. ‘’Musim kemarau lubangnya segitu. Khawatirnya musim penghujan ambles kabeh,’’ ujarnya.

Ternyata, lanjut Yoni, PT GLI juga merasakan kekhawatiran yang sama. Pasalnya, material tersebut diperkirakan bakal menutup terowongan penambangan. Sehingga, mereka juga memikirkan rencana penanganannya. ‘’Ditambal atau bagaimana agar material di atasnya tidak ambles,’’ imbuhnya.

Namun, itu akan dilakukan usai ada kesepakatan ganti rugi dengan pemilik lahan yang rusak. Sebab, PT GLI tidak mungkin melakukan pekerjaan penambalan dan lainnya tanpa seizin pemilik lahan jika belum ada kesepakatan. Sedangkan kesepakatan bakal dibahas kedua belah pihak yang difasilitasi Pemerintah Desa Cokrokembang. ‘’Rencananya minggu depan,’’ ungkapnya.

Dari hasil audiensi dengan masyarakat, amblesnya lahan tersebut diawali suara ledakan yang sangat keras. Selanjutnya muncul kepulan asap diikuti bau belerang yang menyengat. Untuk itu, Yoni mengingatkan PT GLI lebih berhati-hati. ‘’Karena meski dilakukan sesuai standart operational procedure (SOP), tidak jarang muncul insiden di luar perkiraan,’’ tuturnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, DLH Pacitan tidak bisa tinggal diam terkait kerusakan lahan akibat penambangan PT GLI di Dusun Kwangen, Cokrokembang, Ngadirojo. Dalam waktu dekat DLH bakal melakukan peninjauan ke lokasi kerusakan lahan. Peninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan kerusakan yang ditimbulkan oleh aktivitas penambangan. Berapa luasan hingga potensi kerusakan lahan lainnya. Termasuk penanganan dampak kerusakan yang ditimbulkan.  (odi/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close
               
         
close