Pacitan

Musim Pancaroba Picu Gelombang Tinggi

PACITAN – Memasuki musim pancaroba kecepatan angin bertambah di Samudera Indonesia. Rata-rata 10 hingga 25 kilometer  per jam di Pacitan. Imbasnya, gelombang tinggi 2,5 hingga empat  meter terjadi sejak beberapa hari terakhir. Plus siklon lili. ‘’Sempat ada siklon kecil di timur Jawa, namun sudah hilang,’’ ujar Kasi Pencegahan dan Kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pacitan Dianita Agustinawati Minggu (12/5).

Meski begitu Dianita menyebut peralihan musim penghujan ke kemarau membuat tekanan udara berubah. Kondisi ini memicu angin kencang dan gelombang tinggi. Meski di laut lepas. Sementara, di pantai tinggi gelombang makin melandai. ‘’Namun harus tetap diwaspadai terutama para wisatawan di pantai Pacitan,’’ imbaunya.

Dia menambahkan beberapa kasus lanatran abai peringatan kerap membahayakan para pelancong. Alih-alih menikmati libur, justru nyawa jadi taruhan. Pihaknya berharap, aturan batas berenang diperhatikan. Pun imbauan dari penjaga pantai wajib diikuti. ‘’Sebab, banyak kasus wisatawan lalai saat asyik bermain air di pantai,’’ ungkapnya.

Terkait potensi hujan, diprediksi bakal mulai jarang mengguyur wilayah Pacitan. Meski hujan intensitas ringan dan sesaat masih berpotensi terjadi pada sore hari. Namun hanya berlaku di wilayah tertentu dan tidak merata. Sehingga, secara umum Pacitan nyaman untuk berlibur. ‘’Asalkan menaati aturan bermain di tepi pantai, tidak terlalu ke tengah dan harus berhati-hati,’’ pesan Dianita.

Sementara itu, Pantai Watukarung masih jadi objek wisata favorit pelancong. Sejak siang wisatawan memadati pantai dan bermain air. Serupa dengan Pantai Teleng. Menjelang sore, warga lokal juga ramai memadati pantai tersebut. Kebanyakan bermain air sembari menunggu waktu berbuka. (gen/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button