Madiun

Murtiah Masih Bertahan Jual Kliping meski Pembeli Kian Sepi

Andalkan Uang Pensiun Mendiang Suami

Kemajuan teknologi informasi membuat penjual kliping di Gang Puntuk semakin terpuruk. Murtiah salah satunya. Dalam sehari, pengunjung kios milik perempuan asli Klaten, Jawa Tengah, itu bisa dihitung jari.

==========================

ASEP SYAEFUL BACHRI, Kota, Jawa Pos Radar Madiun

DI sebuah kios buku bekas Gang Puntuk, Kota Madiun, siang itu, Murtiah tampak sibuk mengguntingi lembaran koran. Dengan hati-hati koran dipotong membentuk kotak sesuai garis batas tulisannya.

Setelah terkumpul beberapa lembar, potongan koran dipilah sesuai jenis temanya. ”Dulu sehabis magrib sampai pukul 22.00 bisa menghabiskan sampai lima kilo koran,’’ kata perempuan asli Klaten, Jawa Tengah, itu.

Selain menjual kliping yang masih berupa potongan koran, Murtiah juga menerima jasa membuatkan kliping dalam betuk telah jadi. Untuk sepuluh lembar dia mematok harga Rp 1.000. ”Biasanya satu orang pesan 10-20 lembar,’’ jelasnya.

Murtiah merasakan betul masa-masa kejayaannya beberapa dekade silam sebelum adanya internet dan smartphone. Kala itu kiosnya tidak pernah sepi pengunjung. ”Sejak diberlakukan Kurikulum K-13, dagangan sepi.  Penjualan buku dan kliping turun sampai 90 persen,’’ ungkap perempuan kelahiran 1948 itu.

Saat ini, dalam seminggu hanya satu dua orang pembeli yang mampir ke kiosnya mencari kliping. Kalaupun terjadi transaksi, paling banyak hanya tiga judul berita.

”Kemarin ada siswa kelas IV SD beli majalah Bobo untuk bahan kliping lingkungan hidup,” ucap nenek sembilan cucu itu.

Selama ini Murtiah menempati kios tersebut dengan sistem sewa. Setiap dua tahun sekali sewa diperbarui. Sejauh ini dia masih mampu membayar biaya sewa kios meski pendapatannya pas-pasan. Setidaknya, uang pensiun dari mendiang suaminya bisa digunakan untuk menutup biaya sewa kios maupun kebutuhan sehari-hari. *** (isd/c1)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close