Magetan

Muncul Klaster Baru Pabrik Sosis Plaosan

Sepekan Tambah 48 Kasus

MAGETANJawa Pos Radar Magetan – Grafik kasus Covid-19 di Magetan kembali melonjak. Dalam sepekan awal November ini, bertambah 48 pasien terkonfirmasi. ‘’Kepatuhan penerapan protokol kesehatan (prokes) masih rendah,’’ kata Wakil Sekretaris II Satgas Penanganan Covid-19 Magetan Ari Budi Santosa Senin (9/11).

Kasus tertinggi dari Kecamatan Plaosan, yakni 27 pasien. Bahkan muncul klaster baru dari pabrik sosis. Ada 12 karyawan terkonfirmasi positif dari tracing satu pasien. Pabrik sosis itu pun disterilisasi dan ditutup sementara. Belakangan diketahui pabrik buka tanpa izin Satgas Covid-19.  Tambahan kasus di Plaosan paling banyak dari Desa Puntukdoro dan Sukowinangun. Namun, kedua desa tidak di-lockdown. Hanya empat rumah di sekeliling rumah pasien.

Hingga Minggu (8/11), jumlah kasus terkonfirmasi Covid-19 di Magetan total 558 pasien. Pasien sembuh 475 orang. Sedangkan 28 pasien meninggal dunia. Dalam pemantauan 55 pasien.

Sementara itu, legislatif minta pemkab tak salah langkah dalam pelaksanaan vaksinasi Covid-19 masal. Pengalaman penolakan vaksin hepatitis jadi pelajaran. ‘’Sosialisasi penting dilakukan,’’ kata Wakil Ketua DPRD Magetan Pangayoman.

Sosialisasi bisa melalui iklan layanan masyarakat di media massa. Mulai nasional hingga lokal. Juga oleh tenaga kesehatan tingkat kecamatan dan desa. ‘’Bisa melalui kegiatan puskesmas dan posyandu,’’ imbuh Pak Pang, sapaan akrabnya.

Menururt dia, masyarakat banyak yang belum paham fungsi hingga efek samping vaksin. Bahkan ada yang menganggap membahayakan. Meski begitu, pemkab juga tidak boleh curi start sosialisasi. ‘’Sebaiknya tetap menunggu dari pemerintah pusat supaya tidak muncul banyak versi,’’ pintanya.

Dia enggan berspekulasi terkait kesiapan puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya untuk pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Terutama peralatannya. ‘’Yang penting tiga ini dipersiapkan. Sosialisasi, SDM yang terlatih, dan anggaran,’’ pungkasnya. (odi/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button