features

Muhammad Muhibbuddin Moncer di Lomba Dakwah Remaja

Lomba dakwah remaja yang digelar Polres Madiun Kota pada Kamis lalu (3/6) memunculkan nama Muhammad Muhibbuddin sebagai juara I. Remaja 18 tahun itu tidak menyangka bisa memenangi ajang tersebut. Mengapa?

SRI MULYANI, Jawa Pos Radar Madiun

PEMUDA hari ini adalah pemimpin masa depan. Apabila pemudanya suka mengonsumsi narkoba dan minuman keras, bagaimana keadaan negara lima tahun ke depan atau 15 tahun ke depan karena pemudanya telah rusak?

Kalimat itu meluncur lancar dari mulut Muhammad Muhibbuddin saat mengikuti lomba dakwah remaja yang digelar Polres Madiun Kota pada Kamis lalu (3/6). Lewat intonasi yang meyakinkan, ditunjang kutipan ayat Alquran yang dibawakan dengan fasih, dia berhasil menyabet juara I.

Hasil itu membuat Ukib –sapaan akrab Muhammad Muhibbuddin- sempat kaget. Pasalnya, persiapan yang dilakukan terbilang minim. Dia mengetahui ada lomba dakwah dari babinsa desanya pada 17 Mei lalu. Lima hari berselang, dia harus kembali ke Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin Magetan, tempatnya menimba ilmu agama. ‘’Ada lima tema yang harus dikuasai,” sebutnya.

Remaja 18 tahun asal Desa Sidomulyo, Sawahan, Kabupaten Madiun, itu baru bisa menyiapkan materi pada 1 Juni usai mengikuti technical meeting. ‘’Modalnya yakin dan doa saja,’’ ungkapnya.

Tidak disangka, dewan juri menetapkan Ukib sebagai juara I. Padahal, selama ini dia dikenal sebagai sosok yang pendiam dan kurang pede berbicara di depan umum. Karena itu, saat dinyatakan sebagai pemenang, Ukib seolah tidak percaya.

Saat berangkat menuju lokasi lomba, Ukib pun tidak memiliki niat mencari kemenangan. Melainkan sekadar untuk mendapatkan pengalaman. ”Ayah saya berpesan, kalau cari kemenangan dan ternyata kalah akan kecewa sekali. Jadi, saya nyantai saja,” akunya.

Tak hanya itu, begitu tiba di lokasi lomba dan melihat wajah-wajah pesaingnya, Ukib sempat down. Apalagi, dia datang terlambat lantaran masih harus menyelesaikan kegiatan mengaji terlebih dahulu di pondok. ”Waktu maju juga gemetar. Akhirnya saya banyak-banyak salawat, alhamdulillah menjadi lancar,” tutur remaja yang pada 2019 lalu meraih juara I lomba pidato bahasa Arab di Magetan itu. * (isd/c1)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button