Madiun

Mudik Lebaran, Operasional Bus AKDP-AKAP Terbatas

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Menyusul kebijakan larangan mudik Lebaran tahun ini, operasional bus antarkota dalam provinsi (AKDP) dan antarkota antarprovinsi (AKAP) dibatasi. Hanya bus yang berlabel khusus (berstiker) yang diizinkan beroperasi melayani kepentingan mendesak dan nonmudik. Pun, penumpang dibatasi hanya 40 persen dari kapasitas.

Perusahaan otobus (PO) dan para awak bus terancam gigit jari tanpa penghasilan jika tidak mendapat label stiker. Mekanisme perolehan izin dilakukan PO dengan cara mengajukan izin yang selanjutnya dilakukan verifikasi pihak berwenang. Izin bus AKDP dikeluarkan Dinas Perhubungan (Dishub) Jawa Timur. Sedangkan bus AKAP di bawah kewenangan Organisasi Angkutan Darat (Organda) pusat.

Koordinator Satuan Pelayanan (Korsatpel) Terminal Purboyo Madiun Suyatno memastikan terminal tetap beroperasi meskipun jumlah armada terbatas. Dia memperkirakan bus jurusan Surabaya dan sekitarnya di Jatim berkurang mulai hari ini (6/5). Sementara bus lokal seperti Ponorogo-Madiun diperkirakan masih tetap beroperasi. ‘’Itu berdasarkan hasil rapat dengan provinsi,’’ kata Suyatno, Kamis (6/5) (kid/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button