Ngawi

Mudik, Enam Pekerja Migran Diisolasi Tiga Hari

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Gelombang kepulangan mantan pekerja migran Indonesia (PMI) asal Ngawi belum berhenti. Pemkab berencana menjemput kembali enam orang di Wisma Asrama Haji Surabaya. Mereka pekerja dari Malaysia dan Singapura yang masa kontraknya habis bulan ini. ‘’April ini sudah ada 11 PMI yang pulang. Lima lainnya telah pulang pekan lalu,’’ kata Wakil Bupati (Wabup) Ngawi Dwi Rianto Jatmiko, Sabtu (1/4).

Penjemputan dilakukan tim gabungan dinas perdagangan, perindustrian, dan tenaga kerja (DPPTK); dinas perhubungan (dishub); dan dinas kesehatan (dinkes). Keenam PMI yang tiba di tanah air Kamis (29/4) itu semuanya perempuan. Masing-masing berasal dari Kecamatan Ngawi, Pangkur, dan Padas. Juga, Kecamatan Kwadungan, Geneng, dan Karangjati. Sebelum dijemput, mereka menjalani isolasi selama dua hari di Wisma Haji.

Antok, sapaan akrab Wabup, mengatakan, enam PMI itu tidak akan langsung diantar pulang ke rumahnya masing-masing. Melainkan ke karantina fasilitas khusus (karfaskus) di Agro Techno Park (ATP) Ngrambe. Para pahlawan devisa itu harus menjalani isolasi selama tiga hari terlebih dahulu. ‘’Untuk menggenapkan total masa isolasi lima hari sesuai instruksi pemerintah pusat,’’ ujarnya.

Karantina, lanjut dia, untuk memastikan kondisinya sehat dan bebas dari Covid-19. Sehingga kepulangan tidak malah menjadi carrier virus korona. ‘’Penjemputan menerapkan protokol kesehatan,’’ tegas Wabup. (mg3/c1/cor)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button