MadiunSport

Muay Thai Jadi Lumbung Emas Kota Madiun di Proprov VI

GRESIK – Tambahan enam medali langsung mengerek posisi Kota Madiun. Masing-masing cabang olahraga (cabor) penyumbang tambahan medali meliputi muay thai, gulat, biliar, dan taekwondo. Sampai Kamis malam (11/7) Kota Karismatik melejit di peringkat 21 klasemen sementara Porprov VI Jawa Timur. Sehari sebelumnya masih tercecer di peringkat 30.

Cabor muay thai menjadi lumbung emas bagi Kota Madiun. Dari tujuh atlet yang diterjunkan, dua di antaranya menyabet medali emas. Raihan lainnya, satu perak dan empat perunggu.  ’’Alhamdulillah, semuanya pulang membawa medali untuk Kota Madiun,’’ kata Heri Kusdianto, sekretaris Pengurus Besar Muaythai Indonesia (PBMI) Kota Madiun.

Tujuh petarung tersebut Muhammad Fikri Ramadhani (perunggu -45kg), Alto Hudan Wisesa (perunggu -48kg), Aldi Noviyanto (perunggu -51kg), Bima Gading Mahendra (perunggu -63kg), Andre Noverick Ferdiansyah (perak -57kg), Luvi Nugroho (emas -54kg), dan Michael Sinaga Ramadhana Sutanto (emas -65kg).

Heri mengatakan, perolehan medali di cabor yang baru pertama resmi dipertandingkan di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI ini cukup memuaskan. Itu sudah melebihi target. ’’Kami hanya ingin lolos satu pertandingan, ternyata anak-anak mampu mendapat medali,’’ ujarnya.

Kemenangan muay thai tentu tidak melalui jalan yang mulus. Ada kendala yang dirasakan saat bertanding. Salah satunya kendala fisik. Setelah bertanding, jika ada yang cedera harus bisa cepat pulih agar siap fight lagi. ’’Luvi cedera kaki, tapi dia bisa mendapat emas,’’ ungkap pria 39 tahun itu.

Ke depan, Heri ingin anak didiknya bisa mempertahankan dan menambah prestasi. Untuk Porprov 2021, dia ingin mengirimkan atlet putri. ’’Sekarang kami hanya memiliki atlet putra, porprov berikutnya kami ingin punya petarung putri,’’ tuturnya.

Medali diraih juga dari cabor gulat. Febro Armando Sugiono sukses mendulang emas di kelas bebas 125 kg. Dari cabor biliar berhasil mendapat satu perunggu, kelas 15 ball double putra yakni Prasetya Laksono dan Daman Huri. Disusul cabor taekwondo Herlambang Muhammad Yasin mendapat perunggu di kelas poomsae perorangan.

Hingga saat ini, taekwondo masih belum selesai dipertandingkan. Masih ada kemungkinan cabor taekwondo menyumbangkan medali lagi. Sedangkan di cabor renang baru dimulai hari ini.

Sementara itu, cabor bola basket berhasil lolos ke empat besar setelah mengalahkan Tulungagung dengan skor 43-40. ’’Hari ini tim basket putri Kota Madiun akan menghadapi Kabupaten Banyuwangi,’’ kata Yudistira Christianto, pelatih basket putri Kota Madiun.

Jika menang, mereka akan berlanjut ke final memperebutkan emas dan perak. Sedangkan jika kalah, Janan Salma dkk harus berjuang agar setidaknya dapat membawa pulang perunggu. (mgd/c1/ota)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button