AdvertorialMagetan

MPP Magetan Dipuji Mendagri

Miliki Anjungan Dukcapil Mandiri Pertama Kali

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Kabupaten Magetan kedatangan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Jendral (purn) Muhammad Tito Karnavian, Jumat (31/1). Mantan Kapolri itu mengunjungi mal pelayanan public (MPP) yang terletak di Lantai Dua Pasar baru Magetan. Satu per satu stan ditengoknya. Tak terkecuali mengunjungi mesin anjungan dukcapil mandiri (ADM) yang pertama di Indonesia yang dibeli Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Magetan.

Mendagri Jenderal (purn) Muhammad Tito Karnavian mengatakan, ADM diluncurkan pertama kali di Ancol, sekitar dua bulan lalu. Sayang, Kemendagri tidak memiliki anggaran untuk memberikan alat tersebut kepada semua pemerintah daerah. Sehingga, masing-masing pemkab dan pemkot harus membeli sendiri kepada vendor melalui e-catalog. Sedangkan kemendagri bakal menyiapkan aplikasi dan data base-nya. ‘’Respon pertama di kalangan pemda adalah dari Bupati Magetan,’’ terangnya.

SIMBOLIS: Tito menyerahkan kunci mobil damkar kepada Suprawoto sebagai reward pelaksanaan ADM.

Tak hanya respon membeli, Pemkab Magetan juga menjadi yang pertama mengoperasionalkan di Indonesia. Melewati 513 kota dan kabupaten lainnya di tanah air. Hadiah sebuah mobil pemadam kebakaran pun diberikan kepada pemkab Magetan atas capaian tersebut. Dimana, hadiah itu belum tentu diberikan kepada daerah lain jika membeli ADM. ‘’Kalau Pak Presiden ngasih sepeda, Mendagri ngasih damkar,’’ kelakarnya.

ADM disebutnya memperkecil peluang untuk melakukan korupsi. Tak bisa dipungkiri, masyarakat terkadang dikerjai oleh oknum tak bertanggung jawab dengan meminta amplop. Dengan ADM, tak ada lagi praktik haram tersebut. Masyarakat juga tak perlu lagi takut dilempar ke sana kemari dalam mengurus dokumen. Mereka juga tak perlu lagi takut kepada petugas pelayanan. ‘’Kami mendukung pemberantasan korupsi dengan cara penindakan. Tapi, ada cara soft yaitu pencegahan,’’ terangnya.

Tak hanya terhadap ADM, Mendagri juga mengapresiasi MPP. Keberadaan MPP itu mempermudah pelayanan publik. Artinya Negara hadir untuk masyarakat. Penempatan MPP yang berada di lantai II Pasar Besar Magetan juga tidak luput dari apresiasinya. Dengan begitu, masyarakat yang mengurus dokumen bisa sekalian mampir untuk berbelanja. Karena dewasa ini minat ke pasar menjadi berkurang karena adanya online shop. ‘’Kreatif sekali,’’ tuturnya.

Bupati Magetan Suprawoto membeber bahwa ada 23 organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Magetan dan instansi lainnya yang mengisi stand MPP. Hanya dengan mendatangi MPP, masyarakatnya bisa mendapatkan 157 pelayanan. Sehingga, mengurus dokumen tak perlu bolak-balik dari satu tempat ke tempat lainnya. Seharinya, tak kurang dari 600 pelayanan yang dilayani di MPP. ‘’Supaya masyarakat lebih mudah dalam mengurus dokumen. Satu tempat bisa bermacam-macam pelayanan,’’ pungkasnya. (humpro/bel/odi/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button