Magetan

Monumen Soco Semakin Merana, Sang Garuda pun Tak Lagi Gagah

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Monumen Soco di Desa Soco, Bendo, Magetan, kondisinya semakin merana. Area sekitar bangunan dengan ikon gerbong kereta bersejarah pada masa pemberontakan Partai Komunis Indonesia (PKI) itu kini dipenuhi rumput liar yang tinggi. Bahkan, patung garuda Pancasila di tugu monumen rusak. Sayapnya patah sebelah hingga tidak menampakkan lagi kegagahannya.

Kepala Desa Soco Didik Haryono menyebut, kerusakan patung garuda berbahan besi itu terjadi sekitar tiga bulan lalu. Namun, hingga saat ini belum ada rencana perbaikan dari pemkab. ”Rusaknya ya karena rapuh, terus jatuh sendiri sayapnya,” ujarnya Kamis (13/2).

Didik mengaku prihatin dengan kondisi monumen tersebut. Namun, pihaknya tidak memiliki kewenangan melakukan perawatan maupun perbaikan fasilitas yang rusak. ‘’Padahal, jika diajak koordinasi bisa saja pihak desa ikut mengelola dan merawat,” tuturnya.

Dia berharap Monumen Soco kelak dilengkapi fasilitas perpustakaan mini. Harapannya, para pengunjung bisa mendapatkan referensi tentang peristiwa kelam pemberontakan PKI di masa lalu. ”Kami ingin memanfaatkan monumen ini untuk pembelajaran bagi para pelajar,” ucap Didik.

Monumen Soco berdiri di atas lahan seluas sekitar 1 hektare. Sisi barat kawasan monumen terdapat pendapa. Sedangkan di belakangnya ada gerbong lawas. Juga ada tribun untuk tamu undangan saat upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila tiap 1 Oktober.

Sayangnya, kini kondisinya memprihatinkan. Sekitar pendapa banyak debu dan kotoran kelelawar. Pun, tanaman bunga di samping bangunan itu tumbuh liar hingga menutup jalan di samping pendapa. Sementara, di sekitar tugu dan tribun dipenuhi dedaunan kering dan rumput liar. (fat/c1/isd)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close