Madiun

Monumen Lubang Yudo Butuh Anggaran Rp 1,5 M

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Rencana Pemkab Madiun menata kembali Monumen Kresek sekaligus menambah bangunan Lubang Yudo terus dimatangkan. Termasuk dalam menentukan konsep penataan serta pembangunan Lubang Yudo di sumur tempat para pejuang TRIP dan tokoh agama dikubur oleh pasukan PKI. ‘’Semuanya masih tahap perencanaan. Pelaksanaannya pada tahun 2020,’’ kata Kabid Pengembangan Bidang Pariwisata Disparpora Kabupaten Madiun Isbani Jumat (4/10).

Menurutnya, konsep awal bangunan Lubang Yudo itu menyerupai Monumen Lubang Buaya di Jakarta. Di situ nantinya terdapat ukiran yang menceritakan kekejaman pasukan PKI dan perlawanan masyarakat Madiun untuk lepas dari penindasan Musso. ‘’Di Monumen Kresek sekarang memang sudah ada sumurnya. Tapi, kami akan bangun monumen baru tepat di lubang sumur aslinya,’’ terangnya.

Isbani mengungkapkan, kebutuhan anggaran untuk membangun Monumen Lubang Yudo diperkirakan mencapai sekitar Rp 1,5 miliar. Anggaran itu masih bisa berubah tergantung dari desain yang ada. ‘’Kami berharap pembangunan monumen bisa meningkatkan jumlah kunjungan wisata ke Kabupaten Madiun. Sekaligus menjadi objek wisata edukasi sejarah,’’ ucapnya. (mgc/c1/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button