AdvertorialNgawi

Momen Tunjukkan Peran di Sektor Pertanian

Jaga Gelar Lumbung Pangan Tetap di Tangan

NGAWI, Jawa Pos Radar Ngawi – Seiring dengan bertambahnya usia Kabupaten Ngawi bersamaan peringatan harinya jadinya yang ke-662 hari ini, peran daerah yang terkenal dengan sebutan Bumi Orek-orek tersebut diharapkan semakin meningkat. Khususnya dalam sektor andalannya, pertanian.

Kepala Dinas Pertanian (Disperta) Ngawi Marsudi mengungkapkan, Ngawi sudah berhasil menjadi daerah nomor dua yang paling produktif di Jawa Timur saat ini. Predikat itu mampu diraih meskipun dari sisi luas lahan pertaniannya berada pada urutan keenam setelah Lamongan, Jember, Bojonegoro, Banyuwangi dan Tuban.

Diketahui luas lahan pertanian di Ngawi itu hanya sekitar 50 ribu hektar, hampir separo dari Lamongan yang mencapai 90 ribu hektar. Meski begitu, gelar lumbung pangan pun sukses disandang. ”Kabupaten Ngawi itu sudah terkenal sebagai lumbung pangan, tidak hanya di Jawa Timur tetapi juga nasional,’’ tuturnya.

Dalam setahun lalu, produksi beras Ngawi mencapai 445.874 ton dan hanya selisih sekitar 26 ribu ton dari Lamongan. Sedangkan untuk skala nasional, Ngawi berada pada urutan ke enam daerah paling produktif setelah Indramayu, Karawang, Subang, Banyuasin dan Lamongan. ‘’Itu menjadi perhatian yang luar biasa karena di daerah lain saat pandemi Covid-19 ini ada penurunan produksi, tapi di Ngawi justru meningkat sangat tajam,’’ ungkapnya.

Tentu saja semua itu merupakan hasil kerja keras bersama antara pemerintah daerah yang dipimpin Bupati Budi Sulistyono dengan para petani. Selama ini, kata Marsudi, meski konsentrasi pembangunan di Ngawi lebih pada sektor pariwisata dan infrastruktur namun ternyata untuk pertanian tetap bisa bergerak lebih cepat. ‘’Semoga dengan semangat hari jadi ini membuat Ngawi kedepan bisa semakin meningkatkan perannya terutama di sektor pertanian,’’ harapnya. (tif/odi/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
Close