Advertorial

Momen Hari Jadi Kota Madiun, DPRD Jaga Sinergitas dengan Eksekutif

MADIUN, Jawa Pos Radar Madiun – Catatan sejarah berdirinya Kota Madiun 103 tahun silam menjadi spirit bagi kalangan DPRD setempat untuk mendukung eksekutif menghadapi ujian pandemi Covid-19. Hal itu disampaikan dalam rapat paripurna peringatan Hari Jadi Ke-103 Kota Madiun, Minggu (20/6).

Paripurna yang dihadiri forum komunikasi pimpinan daerah (forkopimda) serta melalui virtual dengan organisasi perangkat daerah (OPD) itu mengambil tema Rem Covid-19, Gas Ekonomi. ‘’Tepat 20 Juni 1918, pemerintah Hindia Belanda membentuk Staads Gementee Madiun atau Kota Praja Madiun,’’ kata Wakil DPRD Kota Madiun Armaya membacakan sejarah singkat Kota Madiun mengawali paripurna.

Pembentukan Kota Praja Madiun, lanjut Armaya, didasarkan pada Staatsblaad Nomor 326/1918, perundang-undangan Inlandsche Gementee Ordonantie oleh departemen Binenlandsch Bestuur. Awalnya, burgemeester (wali kota) dirangkap oleh asisten residen yang juga sebagai voor setter. Yang pertama yaitu IR.W.M. Ingenlijf, kemudian diganti Demaand hingga 1927.

Terkait ujian terberat adanya pandemi Covid-19 di masa kepemimpinan Maidi-Inda Raya (MaDa) saat ini, Ketua DPRD Kota Madiun Andi Raya (AR) BMS menyatakan bahwa pihaknya mendukung penuh upaya pemkot mengerem laju persebaran Covid-19 maupun pemulihan ekonomi.

Dukungan itu, menurut dia, merupakan bentuk sinergitas antara DPRD dan Pemkot Madiun yang selama ini terjalin dengan baik. ‘’Rem Covid-19 gas ekonomi menjadi slogan sekaligus tema hari jadi ke-103 Kota Madiun yang harus dilaksanakan,’’ tegas AR.

AR menambahkan, DPRD sebagai mitra kerja pemkot siap memberikan dukungan dan masukan secara terukur. Salah satunya upaya penanganan melalui percepatan vaksinasi guna melindungi masyarakat dari infeksi Covid-19 sekaligus membentuk kekebalan kelompok di masyarakat. ‘’Setelah kunjungan Kapolri, panglima, Menkes, dan gubernur, percepatan vaksinasi terus diupayakan,’’ tuturnya.

Di sisi lain, AR mengingatkan pemkot menjaga keseimbangan sektor ekonomi sebagai jawaban kebutuhan masyarakat. Dukungan itu salah satunya melalui optimalisasi lapak UMKM kelurahan serta memperluas cakupan UMKM dalam perubahan anggaran keuangan (PAK) tahun ini. ‘’Kerja rem Covid-19 dan gas ekonomi menjadi sebuah bukti sinergitas DPRD dan Pemkot Madiun,’’ pungkasnya. (kid/c1/isd/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button