Magetan

Mobil Deteksi Virus Seharga Rp 3,8 M

Kontainer Berfungsi sebagai Lab Berjalan

MAGETAN, Jawa Pos Radar Magetan – Mobil polymerase chain reaction (PCR) Pemkab Magetan tiba Minggu sore (18/10). Mobil seharga Rp 3,8 miliar tersebut saat ini diparkir di Kantor Satgas Penanganan Covid-19 di kawasan Stadion Yosonegoro.

Mobil tersebut berbasis truk Isuzu Elf NMR 71. Harganya di kisaran Rp 320 juta hingga Rp 360 juta. Pihak karoseri membuat kontainer berstandar Biosafety Level 2 (BSL-2). ‘’Sesuai aturan Kemenkes. Kalau tidak salah pasal 234,’’ kata Fery Dayat Prastian, perwakilan penyedia mobil PT Karya Putra Andalan, Selasa (19/10).

Kontainer tersebut berfungsi sebagai laboratorium berjalan. Terdapat dua unit alat PCR, alat utama untuk memeriksa virus. Berikutnya ekstraksi untuk memecah material sampel, autoclave untuk mensterilkan limbah bekas swab. ‘’Ada juga vortex, micropipet, dan bio safety cabinet,’’ urainya.

Ada pula freezer untuk penyimpanan reagen, laptop untuk administrasi, hingga pendingin ruangan 2 pk. Mengingat para personel mobil PCR mengenakan APD tebal. ‘’Untuk menggunakan RFID (radio frequency identification, Red) tidak semua orang diberikan akses. Hanya tenaga dokter dan analis,’’ beber Fery.

Menurutnya, mobil tersebut didesain ringkas. Disesuaikan topografi Magetan yang banyak pegunungan. Tujuannya, agar mampu mencapai lokasi sulit. ‘’Kami konsultasikan ke dishub. Juga kementerian terkait ketinggian dan lebarnya,’’ jelasnya.

Operasional mobil berbahan bakar solar ini minimal butuh driver dan tenaga analis. Driver juga mengurusi masalah teknis mobil. Sedangkan analis mengurusi virus dan standar operasional peralatan uji di dalamnya. ‘’Hari ini driver mulai dilatih, besok mungkin tenaga analis. Kami bawa ahlinya  untuk melatih,’’ pungkasnya. (odi/c1/sat)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button