Madiun

Miris, Ribuan Tenaga Kerja di Madiun tanpa Perlindungan

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Ribuan pekerja di Kabupaten Madiun tidak terlindungi jaminan sosial. Mereka belum terdaftar sebagai peserta program asuransi itu. ‘’Di perusahaan skala besar sudah. Yang kecil-kecil belum,’’ kata Kepala Cabang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Madiun Honggy Dwinanda, Kamis (14/10).

Honggy menyebut, sekitar 13 ribu tenaga kerja dari 882 badan usaha di Kabupaten Madiun tercatat sebagai peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan. Itu seperempat lebih sedikit dari total peserta di tiga daerah sewilayah kerja BPJS Ketenagakerjaan Madiun.

Yakni, Kota Madiun, Kabupaten Madiun, dan Magetan, dengan total 49 ribu peserta. Honggy mengungkapkan, potensi di Kabupaten Madiun masih tinggi. ‘’Potensi masih tinggi, UMKM (usaha mikro, kecil, dan menengah) di Kabupaten Madiun belum tersentuh,’’ ujarnya.

Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Madiun Heru Kuncoro mengungkapkan jumlah total pekerja 14.867. Sehingga, masih ada 1.867 pekerja belum diikutkan program oleh perusahaannya. ‘’Yang belum itu, diharapkan segera didaftarkan. Wajib itu, karena ada instruksi presiden mengenai program tersebut sebagai perlindungan,’’ sebut Heru. (den/c1/sat/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button