Advertorial

Minimalisir Kerumunan Hadirkan Booth Pandemi Paspor

Kakanwil Kemenkumham Jatim Resmikan Mess Pegawai Y Ambeg Paramarta

MEJAYAN, Jawa Pos Radar Caruban – Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Madiun kini menyediakan Booth Pandemi Paspor demi meningkatkat pelayanan yang lebih baik. Layanan elektronik tersebut merupakan akronim dari Pelayanan Dokumen Elektronik Mobile Paspor dimana booth tersebut sebagai inovasi layana untuk foto pemohon dan biometrik. Pemohon bisa mendaftar juga memilih jadwal waktu untuk wawancara. Berikutnya wawancara dilakukan secara online menggunakan video call dan direkam yang digunakan sebagai bukti. ”Setelah wawancara pemohon diberikan keleluasaan untuk memilih sendiri jadwal pengambilan data biometrik yaitu foto wajah dan sidik jari,” ujar Krismono, Kapala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur, Rabu (8/9).

Krismono menjelaskan dengan adanya Booth Pandemi Paspor tersebut juga untuk meminimalisir kerumunan di tengah pandemi Covid-19. Selain itu meningkatkat layanan publik trrutama layanan ramah HAM bagi kaum difabel juga anak – anak. ”’Serta mengurangi komplain ketidakpastian persyaratan karena pengumpulan berkas pemohon sudah dilakukan secara online. Setelah paspor jadi nantinya dapat diambil secara drive thru atau dikirim via pos,” tambahnya.

Dalam kegiatan tersebut Kakanwil juga memberikan penguatan terkait pembangunan Zona Integritas (ZI) menuju WBK WBBM. Menurutnya hal itu bentuk komitmen pimpinan dan seluruh tim harus membangun persamaan persepsi dalam pelaksanaan ZI, menyusun strategi, juga menjaga konsistensi dalam mengelola inovasi layanan harus diperhatikan dalam rangka mewujudkan predikat WBK/WBBM. ”optimalisasi peran kehumasan dalam membangun image positif satuan kerja seperti manajemen media baik lokal maupun nasional juga menjadi poin yang harus diperhatikan kantor wilayah,” katanya.

Sebagaimana diketahui ZI merupakan pintu masuk pelaksanaan Reformasi Birokrasi dimana merupakan kebutuhan mendasar untuk terselenggaranya pemerintahan yang baik atau good governance karena sasaran reformasi birokrasi adalah mewujudkan birokrasi yang bersih dan akuntabel, efektif dan efisien serta mampu memberikan pelayanan publik yang semakin baik dari waktu ke waktu.

Dalam kegiatan tersebut juga diresmikan Mess untuk para pegawai Kantor Imigrasi kelas II Non TPI Madiun oleh Staf Ahli Y Ambeg Paramarta. Pemberian nama mess juga sesuai dengan nama staf ahli. ”Karena peresmian flat tersebut dilakukan pada tahun 2013 ketika staf ahli menjabat sebagai Kakanwil Kemenkumham Jatim,” jelasnya.

Didalam mess tersebut juga terdapat pojok galery Y Ambeg Paramarta dimana terdapat beberapa dokumentasi selama staf ahli menjabat sebagai Kakanwil Jatim. ”Semoga ini bermanfaat baik bagi masyarakat ataupun pegawai Kanim (Kantor Imigrasi Madiun)’,” harapnya. (rio/her/adv)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button