Madiun

Mesin Pengering Padi Minim Jadi Atensi Khofifah

MADIUN, Jawa Pos Radar Caruban – Minimnya dryer (mesin pengering) padi di Kabupaten Madiun menjadi atensi Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. Pun, dia sepakat problem tersebut butuh solusi. ‘’Bagi saya, seeing is believing. Saya melihat, maka saya percaya. Problem dari hulu sampai hilir, semuanya butuh dryer,’’ ungkapnya saat meninjau tempat penggilingan gabah di Desa Palur, Kebonsari, Senin (5/4).

Dalam kunjungan bertema serap beras petani itu, dia mencatat berbagai hal yang perlu dioptimalkan terkait peningkatan kualitas beras. ‘’Varian-varian (tempat) yang kami kunjungi memberikan referensi untuk mengambil posisi pemetaan yang lebih detail,’’ kata Khofifah.

Menurut dia, dryer dapat menekan broken atau barang terbuang dalam proses pengolahan padi. Selain itu, mengurangi kandungan air. ‘’Harus dipetakan dan disampaikan ke menteri. Penting juga apa yang harus disiapkan pemprov, bupati (daerah), dan Bulog,’’ ujar Khofifah. (den/her)

Baca Lagi

Berita Terkait

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button
               
         
close